• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hasil Evaluasi Fitra, Pengunaan Dana Desa Masih Belum Sesuai

Tim Redaksi by Tim Redaksi
15 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Dikucurkannya anggaran desa, ternyata dana yang dikucurkan sebanyak ratusan juta itu banyak digunakan untuk operasional penyelenggaraan pemerintahan desa sendiri.

Tim Peneliti Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau, Triono Hadi, dari hasil survei yang dilakukan menghasilkan, ternyata sebanyak 47 persen dari uang itu dialokasikan untuk operasional pemerintah desa sendiri. Sedang untuk pembangunan infrastruktur hanya 43 persen dan pemberdayaan masyarakat hanya 10 persen.

“Masih banyak desa yang ditemukan belum melakukan ADD seperti yang diamanatkan undang-undang. Sesuai undang-undang nomor 6 tahun 2014,” katanya, Selasa (15/03/2016).

Triono juga mengatakan bahwa kalau dikaitkan kenapa anggaran itu boleh dilakukan untuk migitasi perubahan iklim. Ilustrasinya sangat bisa berdasarkan kewenangan asal usul dan kewenangan desa, salah satunya pengelolaan kekayaan alam seperti membuat irigasi dan lain sebagainya.

Ketika Pemerintah Provinsi Riau mengucurkan anggaran Rp 500 juta, harus ada petunjuk teknis yang menyebutkan bahwa 20 persen dialokasikan untuk pencegahan kebakaran hutan, misalnya, yang saat ini, hal itu belum dilakukan.
Kalau dilihat dari prioritas penggunaan anggaran desa, secara umum untuk kebutuhan dasar, sarana dan prasarana, ekonomi dan lingkungan. Pemerintah desa harusnya juga memasukkan anggaran itu dalam pencegahan Karhutla. Sejauh ini kata Tri, masyarakat tidak berani karena tidak ada petunjuk untuk pelaksanaan ke arah itu.

Dia menyebutkan, potensi keuangan yang dikelola desa di Provinsi Riau pada tahun 2016, jumlahnya 1.800 desa, mencapai Rp 1,6 miliar hingga Rp 3,5 miliar. Jumlah itu berasal dari tiga sumber permanen, yakni dana desa dari APBN, alokasi dana desa atau ADD dan bersumber dari dana bagi hasil pajak dan retrebusi daerah.

Fitra merekomendasikan agar pemerintah Riau membuat pengaturan khusus bantuan keuangan provinsi kepada desa, dengan memansukkan skema penggunaan dana untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Selain itu pemerintah kabupaten harus memfasilitasi desa untuk memansukakan kegiatan migitasi perubahan iklim dan program pembangunan desa pada APBDes.

“Bupati harus menerbitkan aturan khusus penggunaan ADD itu untuk kegiatan migitas perubahan iklim melalui peraturan bupati. Pemerintah desa juga harus merencanakan program migitasi perubahan iklim dalam skala desa dan memasukkannya dalam RPJMDes,” sambungnya.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Hadirkan Ragam Menu dari Olahan Jagung

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.