• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ismet Inono Tentang PMK: Kebiasaan Lama Jangan Dipakai

Tim Redaksi by Tim Redaksi
25 Februari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Wilayah Riau, Ismet Inono menegaskan kepada perbankan plast merah, agar kebiasaan bergantung kepada sumber anggaran pemerintah tidak lagi menjadi sumber utama keuangan perbangkan. “Kebiasaan lama seperti itu jangan dipakai lagi,” katanya, kepada bertuahpos.com, Kamis (25/02/2016).

Dia menyebutkan, keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 235 tahun 2015, bahwa Pemerintah Pusat melalui menteri keuangan akan mengkonversikan dana bagi hasil atau DBH dan Dana Alokasi Umum atau DAU, menjadi Surat Berharga Nasional (SBN). Tentunya kebijakan ini bisa dipastikan, membuat keuangan perbangkan plat merah daerah akan terpengaruh.

“Kalau perbankan konfensional, tidak masalah. Tapi kalau bank daerah sangat berpengaruh sekali. Karena mereka ketergantungan sumber dana itu dari pemerintah,” sambungnya.

Disinilah masalahnya, kalau seandainya DBH-nya rendah dan tidak digelontorkan ke daeah, perbankan akan kesulitan menutupi sumber dananya. Oleh sebab itu, dia menyarankan agar bank daerah harus melihat kembali strategi likuiditasnya. “Jangan sampai kebiasaan lama itu mereka lakukan lagi,” kata Ismet.

Kebijakan tersebut, menurutnya adalah salah satu langkah baik bagi perbankan daerah untuk bisa bersaing dengan bank konfensional. Dengan kata lain. Strategi promosi yang harus dilakukan bank daerah harus lebih gencar.

“Makanya jangan hanya mengandalkan sumber anggaran itu dari pemerintah daerah saja. Sekrang mereka harus ubah basis itu untuk menggaet nasabah. Mereka harus meningkatkan kualitas SDM untuk menganalisisnya. Tapi kalau masih gitu-gitu juga, mereka harus hati-hati,” tambahnya.

Untuk saat ini, tergantung bagaimana perbankan daerah itu melakukan strategi khusus untuk menggarap nasabah dari masyarakat. Jika tidak ada terobosan yang memungkinkan untuk melakukan perbanikan keuangan perbankan, tentunya akan memakan waktu yang sangat lama .

“Tapi kalau dari sekrang mereka sudah belajar dan bergerak untuk menggara potensi itu, dari sekarang mereka sudah merubah strategi pemasarannya. Maka memungkinkan segalai untuk menggarap sektor itu bisa dilakukan. Salah satunya bisa di garap disektor duania usaha dan industri. Kami yakin menggarap peluang seperti itu, juga akan membuat perbankan daerah cepat bangkit,” sambungnya.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya
Teknologi

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

...

Read moreDetails
Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Next Post

BPPOM Riau Sebut Supermarket Tertib Jual Produk Mengandung Babi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.