BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Perdagangan crude palm oil atau CPO di bursa komoditas Indonesia dan Malaysia sepanjang pekan ini mengalami perlambatan. Hal ini ternyata menjadi pemicu turunnya harga tandan buah segar atau TBS sawit di Provinsi Riau.
“Hal ini dipengaruhi oleh turunnya permintaan negara importir utama CPO dunia seperti Tiongkok dan India. Di bursa Malaysia perlambatan terpantau disebabkan pengaruh kenaikan nilai tukar ringgit,” kata Sekretaris Penetapan Harga TBS Sawit Riau, Rusdi kepada bertuahpos.com, Rabu (14/10/2015).
Sehari sebelumnya, tim penetapan harga TBS sawit telah menetapkan bahwa harga TBS sawit di Riau pada pekan kedua Oktober mengalami penurunan sebesar Rp 38,18 per kilogramnya untuk tanaman umur 10 tahun ke atas.
Penyebab lainnya kata Rusdi, di bursa ICDX Jakarta terpantau harga kontrak Oktober 2015 mengalami tekanan, namun untuk kontrak November lebih tinggi dibandingkan bulan ini. Ini menandakan bahwa CPO masih memiliki peluang peningkatan seiring dengan prediksi penurunan produksi minyak nabati.
“Harga CPO berjangka di bursa komoditas bergerak di bawah pengaruh pergerakan harga minyak kedelai di bursa komoditas Amerika serikat. Penopang utama pergerakan harga CPO adalah pergerakan harga kedelai di bursa komoditas Chicago. Minyak kedelai adalah bahan baku subtitusi utama CPO dalam proses produksi biodisel,” sambungnya.
Harga minyak kedelai juga mengalami fluktuasi karena minimnya arahan pasar. Para pelaku pasar mulai memasuki fase konsolidasi setelah harga komoditas turun tajam pada beberapa sesi perdagangan sebelumnya. Akan tetapi, pasar juga masih belum menemukan pijakan rebound yang cukup solid.
Amblesnya harga CPO pada pertengahan perdagangan hari ini masih disebabkan oleh kebijakan pemerintah Malaysia untuk menurunkan impornya dari Indonesia. Belum lagi muncul pernyataan dari Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Douglas Uggah Embas, mengatakan bahwa negara itu akan mengurangi impor dari Indonesia agar stok CPO di Malaysia terjaga di bawah 3 juta ton. (Melba)









