• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gaji LO Tak Dibayar, Prof Dr Nazir: Itu Dosa Besar!

Tim Redaksi by Tim Redaksi
6 Oktober 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Nazir Karim miris mendengar kabar honor Liaison Officer (LO) Taewkondo Internasional belum dibayarkan. Ada 22 orang LO yang berstatus mahasiswa yang menunggu ketidak pastian gaji yang tak kunjung diterima dari panitia.

Nazir menilai semestinya setelah iven selesai sesuai perjanjian upah atau honor LO sudah dicairkan. Tidak boleh terkatung-katung, harus jelas. “Seperti ungkapan, bayar upah mereka sebelum keringatnya kering,” ujarnya saat dihubungi kru bertuahpos.com, Selasa (06/10/2015). (baca: Gaji LO tak Dibayar)

Mantan rektor UIN Suska Riau ini menyebutkan bila panitia sengaja mengundur-undur pembayaran gaji LO, suatu tindakan yang tidak patut. “Tidak baik, tidak boleh. Hak-hak mereka itu harus diberi, kalau tidak maka berdosa besar. Bisa dituntut hingga akhirat,” katanya.

Profesor ini juga menyebutkan pembayaran upah para LO merupakan satu bentuk penghargaan setelah kerja keras mereka. “Kalau tidak dibayarkan berarti tidak menghargai, berdosa besar,” sebutnya.

Dirinya menghimbau agar polemik tersebut bisa diselesaikan kedua belah pihak. Jangan sampai ada pihak yang dirugikan. (baca: Koni sebut Tanggung Jawab Panitia)

Seperti yang diberitakan, 22 orang LO tersebut mulai bekerja dari tanggal 31 Agustus hingga 7 September 2015 lalu. Sebelum bekerja, apa yang menjadi tanggung jawab sudah disampaikan panitia, termasuk penandatanganan kontrak kerja.
 
Sayangnya, dalam kontrak kerja tersebut tidak dicantumkan secara detil berapa nilai nonor atau gajinya. Beberapa informasi yang dirangkum, nilai honor para LO sebesar Rp 700 ribu per hari dengan masa kerja 4 hari. Namun mereka sudah mulai bekerja pada 31 Agustus lalu. LO sudah mulai bekerja pada akhir Agustus, dan sudah dilakukan penandatanganan kontrak dengan biaya materi sendiri.
 
“Kami kerja lebih dari 12 jam, ga menentu. Tapi tidak masalah, karena itu namanya juga kerja, dan untuk nama baik daerah lagi. Tapi kalau tidak dibayarkan honornya, kami sulit menerimanya,” ungkapnya yang minta namanya tidak disebutkan.
 
Kejuaraan Internasional “Indonesia Open Taekwondo Championship (IOTC) 2015 berhasil dilaksanakan dengan sukses, walaupun diselimuti kabut asap. Kejuaraan yang dilaksanakan dari tanggal 3 – 6 September 2015 di GOR Remaja Pekanbaru Riau dibuka oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT yang juga sebagai panitia atau tuan rumah. (Riki)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Jamaah Haji Siak Tiba di Tanah Air

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.