• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Din Syamsuddin: Jadi Presiden Harus Direstui Muhammadiyah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 Februari 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, Pekanbaru- Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin dikabarkan ikut dalam bursa Pemilihan Presiden (Pilpres). Namun, secara resmi saat ini belum ada partai politik yang melakukan pinangan terhadap dirinya.
“Yang muncul itu isunya belum defenitif, tapi pada waktunya akan defenitif,” ungkap Din Syamsuddin usai melantik rektor baru UMRI,  Rabu (05/02/14).
Din Syamsuddin menambahkan, kalau seandainya ada yang melamarnya untuk posisi nomor satu atau nomor dua, maka secara etika ia harus minta izin dulu kepada seluruh pengurus Muhammadiyah.
“Karena amanat saya di Muhammadiyah sampai 2015, sedangkan  Pilpres 2014. Walaupun saya periode kedua, maka Saya harus minta izin apakah Muhammadiyah setuju. Kalau Muhammadiyah tidak setuju, saya harus taat. Kalau muhammadiyah setuju, tentu dengan mengajak ketua-ketua wilayah, maka saya harus berfikir dengan siapa, posisi nomor berapa, dan apakah bisa menang atau tidak,” terangnya.
Sebagai ketua umum  PP Muhammadiyah, ia hanya mengemban amanat seperti yang dilaksanakan di Muhammadiyah. Dan ia juga sadar bahwa yang berwenang mencalonkan nanti itu adalah partai politik dan gabungan partai politik. Oleh karena itu, sebagai ketua ormas, tentu tidak ada cara dan jalan untuk maju sebagai calon presiden. Apalagi watak Muhammadiyah  tidak akan menyodorkan diri untuk maju.
“Tapi jika ada partai yang ingin mengambil tokoh muhammadiyah untuk capres dan cawapres, tentu kita akan bicarakan, karena di Muhammadiyah banyak orang yang berkualitas, imbuhnya.(Syawal)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Apa Perbedaan Redenominasi dengan Sanering?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.