• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

BI: Anjloknya Harga TBS Belum Jaminan Pengaruhi Inflasi Riau

by
12 Agustus 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Jatuhnya harga Tandan Buah Segar atau TBS Riau pada periode ini, diyakini belum bisa menjamin akan memberikan pengaruh terhadap inflasi di Riau.

Menurut Asisten Direktur Bank Indonesia Cantor Cabang Perwakilan Riau, Ahmad Subarkah, turunnya harga TBS untuk petani swadaya masih belum terlalu memberikan pengaruh besar terhadap keadaan perekonomian di Riau.

“Kita bisa kalkuliasikan dulu, seberapa besar kebun sawit masyarakat yang terkelola secara swadaya. Sedangkan masyarakat yang tergabung dalam plasma, juga banyak,” katanya kepada bertuahpos.com, Rabu (12/08/2015).

Terjadinya inflasi di Riau disebabkan banyak faktor, tidak hanya rendahnya harga sawit, dimana sebagian besar masyarakat Riau banyak menggantungkan perekonomiannya pada perkebunan sawit tapi juga dipengaruhi oleh harga sembako, cabe, dan kebutuhan hidup lainnya.

Dia menambahkan, dalam catatan Badan Pusat Statistik atau BPS Riau, bahwa provisi ini memang salah satu wilayah penyumbang Crude Palm Oil atau CPO terbesar untuk dikirim ke negara-negara asing.

Selama periode Januari hingga Juli 2015 BPS mencatat ekspor terbesar masih dikuasai minyak nabati. Yakni sebesar USD 3,68 miliar atau 65 persen, dibanding produk-produk non migas lain.

“Daya beli masyarakat saya rasa juga masih tinggi. Karena untuk di Riau, masyarakat juga banyak yang berpofesi sebagai pegawai dan pedagang,” sambungnya.

Melihat kondisi ini, Ahmad Subarkah menyatakan bahwa Bank Indonesia belum bisa memprediksi bagaimana pertumbuhan perekonomian di Riau menjalang akhir tahun nanti. (Melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Promo Merdeka, Kamar Deluxe Hotel Mona Cuma Rp 185 ribu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.