• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Polres Siak Periksa 48 Kepsek SD Penerima Bansos E-Learning

Tim Redaksi by Tim Redaksi
25 Juni 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), SIAK – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Siak terus mendalami kasus dugaan korupsi dana Bansos pengadaan E-learning dengan memanggil 48 Kepala Sekolah (Kepsek) SD penerima Bansos sebesar Rp 2,5 miliar dari APBN.

Kapolres Siak, AKBP Ino Harianto‎ SIK mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah memanggil sebanyak sembilan Kepsek SD untuk menyelidiki kepastian dugaan adanya Mark-Up anggaran pengadaan laptop, printer, speaker aktif serta Wi-Fi yang diterima sekolah.

‎”Kita panggil mereka untuk minta keterangan sebagai saksi. Pemanggilan digilir, sekarang sudah 9 sekolah yang diminta keterangannya,” terangnya ketika di konfirmasi bertuahpos.com, Kamis (25/6/2015) di kantornya.

Dalam pemeriksaan itu lanjut Ino, kepolisian melakukan pengecekan harga pengadaan alat diatas untuk dibandingkan dengan harga standarnya. Namun demikian, sejauh ini belum bisa dipastikan berpa kerugian negara akibat dugaan adanya mark-up ‎anggaran.

“Untuk menghitungnya akan dilibatkan ahli seperti BPKP. Yang jelas terindikasi ada kerugian negara didalamnya,” sebutnya.

Selain memanggil semua kepala sekolah tambah Ino, Kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan terhadap dinas pendidikan yang terlibat dalam pengadaan E-Learning tersebut.

‎”Laporan dari masyarakat ini harus kita tindak lanjuti dan selidiki kebenarannya. Jangan sampai masyarakat yang percayai penegak hukum di biarkan. Kasus ini harus tindak lanjuti dengan serius,” tandasnya. (syawal)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu
Otomotif

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

...

Read moreDetails
Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Next Post

Plt Sekda Tinjau Kondisi Masyarakat Melalui Safari Ramadan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.