• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pasca Kenikan Harga BBM, Ini Kebiasaan Pedagang Riau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Juni 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ada kebiasaan aneh para pedagang di Riau beberapa waktu belakangan ini. Terutama pasca kenaikan BBM yang ditetapkan pemerintah pada akhir 2014 lalu.

“Pedagang di Riau sudah terbiasa menjual barang dagangannya dengan harga yang tinggi,” kata Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman, Senin (01/05/2015).

Pemerintah Riau sudah membetuk tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat dan pedagang, terutama menyangkut soal penetapan harga dipasaran. TPID dibentuk dengan melibatkan pihak Bank Indonesia (BI).

” Memang tim TPID ini baru saja ikut Rakornas di Jakarta. Kami sedang siapkan luntuk pengendalian inflasi daerah,” tambahnya.

Dia menjelaskan, tingkat inflasi Riau cukup mengkhawatirkan. Kwartal pertama atau empat bulan pertama 2015,  inflasi mencapai 6,17 persen. Meski angka ini masih berada di bawah standar nasional 6,8 persen. Namun tetap saja kondisi ini harus mendapat perhatian khusus.

Menurut Andi Rachman, menjual harga bahan pokok di pasaran sudah menjadi kebiasaan pedagang Riau. Hal ini juga tidak bisa disalahkan mengangingat ada banyak faktor yang menyebabkan itu terjadi.

Salah satunya infrastruktur, yang sangat memengaruhi tingkat harga kebutuhan pokok dipasaran. Faktor lain yang menjadi penyebab adalah pasokan barang-barang itu tidak berasal dari daerah Riau, melinkan dari daerah tetangga, seperti Sumabar dan Sumut. (melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia
Travelling

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

...

Read moreDetails
5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Next Post

Riau Devisit Beras 341 Ribu Ton, Daya Beli Pengaruhi Provinsi Tetangga

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.