• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Limapuluh Kota Bebas dari Beras Palsu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
25 Mei 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), LIMAPULUH KOTA – Ditemukannya beras palsu berbahan jenis plastik telah menghebohkan masyarakat hingga ke pelosok negeri ini. Tidak terkecuali masyarakat penghasil beras sendiri seperti Limapuluh kota dan Kota Payakumbuh.

Meski sudah surplus beras setiap tahun, pemkab setempat tetap berupaya untuk melakukan pengawasan ketat. Tidak tanggung-tanggung, Wakil Bupati Limapuluh Kota H Asyirwan Yunus langsung turun ke berbagai pasar tradisional di Luak Nan Bungsu guna memastikan jika beras palsu itu tidak beredar di Limapuluh Kota dan sekitarnya.

Dalam sidaknya, orang nomor dua di Kabupaten Limapuluh Kota itu didampingi oleh sejumlah Kepala SKPD, Camat, Kapolsek, dan tokoh masyarakat setempat.

Pasar tradisional pertama yang dikunjungi Calon Kuat Bupati Limapuluh Kota priode 2015-2020 mendatang itu, adalah pasar Sabtu, Sarilamak, Kecamatan Harau. Pada Kesempatan itu Wabub sempat berdialog dengan salah seorang penjual beras Yusmaniar.

Penjual beras menyampaikan kepada Wabub, jika mereka membeli beras dari heler yang ada di kampung-kampung di sepanjang Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kami beli beras di heler-heler disini dan hasil produksi padi petani kita sendiri,” jelasnya.

Wakil Bupati dengan senang mendengar jika ternyata beras palsu yang berbahaya itu tidak beredar di negeri yang dihuni 370 jiwa masyarakatnya. “Saya berterima kasih kepada penjual atau pedagang beras yang tidak mau ikut-ikutan menjual beras palsu,” sebutnya bangga. (khatik)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik
Teknologi

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

...

Read moreDetails
Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

Next Post

Developer Riau Nunggak Bayar Pajak, Negara Rugi Rp 60-an Miliar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.