BERTUAHPOS.COM — Keterangan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Nonaktif, Wisnu Hani Putranto, soal ketiadaan kamera pengawas di area yang diduga klaster mewah dalam lapas itu dibantah Ombudsman RI. Bantahan itu menambah panjang rentetan polemik yang membelit lapas di Jawa Barat ini.
Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati Rahasan, menyebut kamera CCTV sebenarnya terpasang di salah satu bangunan yang, meski belum bisa dipastikan apakah berfungsi atau tidak.
“Kalau di waktu itu ada di rumah yang putih itu ada CCTV, ya. Ada sebenarnya. Tapi apakah CCTV itu berfungsi atau tidak, kami tidak mengetahui,” kata Syafrida kepada awak media, Selasa, 29 September 2026.
Pernyataan itu berbeda dengan keterangan Wisnu saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XIII DPR RI sehari sebelumnya, pada 28 September 2026. Dalam forum tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo mencecar Wisnu mengenai sejumlah barang yang ditemukan di salah satu bangunan lapas.
Barang-barang seperti TV, AC, dan sofa masih terlihat berada di dalam bangunan saat sidak Ombudsman RI berlangsung pada 23 September 2026. Namun barang-barang tersebut sudah tidak ditemukan ketika jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mendatangi lokasi yang sama.
Salah satu yang turut disoroti adalah foto Jimmy Masrin, terpidana koruptor yang dikurung di Lapas IIA Cibinong. Foto itu ditemukan berada di bangunan milik Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib).
Wisnu menjelaskan kepada anggota dewan bahwa pigura tersebut ditemukan saat razia tim Kamtib ke blok hunian pada Selasa, 22 September.
“Bahwa pigura tersebut setelah kami tanya ke Kasi Kamtib Bapak, bahwa pada hari Selasa tanggal 22, tim Kamtib melakukan razia ke blok hunian Bapak. Lalu, menemukan beberapa barang terlarang Bapak,” ujarnya.
Yanuar tidak puas dengan jawaban tersebut dan meminta Wisnu bersikap jujur. Ia mempertanyakan sejak kapan barang-barang seperti pigura, kulkas, dan sofa berada di lokasi, sekaligus menanyakan keberadaan CCTV di area itu.
“Pak, saya ingatkan ya. Jangan tutupi kebohongan dengan kebohongan. Ini rakyat lihat,” tegas Yanuar.
Menjawab pertanyaan itu, Wisnu menyatakan tidak ada CCTV di area tersebut. Ia mengatakan kamera pengawas hanya dipasang di blok-blok tertentu dalam kawasan lapas. “CCTV kami pasang di area-area tertentu Bapak di blok hunian,” ujarnya.
Yanuar menilai ketiadaan CCTV di Lapas Cibinong perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik. Menurutnya, pihak lapas semestinya sudah mengusulkan pemasangan CCTV pada periode anggaran sebelumnya, mengingat kamera pengawas dapat membantu memantau keluar-masuk orang serta aktivitas pemindahan barang di lingkungan lapas.






