• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ekspor Makan Minum Tembus USD24,61 Miliar, Kemenperin Kejar Target 2029

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 September 2026
Ekspor Makan Minum Tembus USD24,61 Miliar, Kemenperin Kejar Target 2029

Foto: Ilustrasi

148
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Ekspor industri makanan dan minuman (mamin) Indonesia menembus USD24,61 miliar pada Semester I 2026, dengan surplus perdagangan sebesar USD17,57 miliar dan realisasi investasi Rp26,82 triliun.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan angka ekspor mamin dapat mencapai USD83,08 miliar pada 2029.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menegaskan keunggulan manufaktur nasional terus didorong untuk mencapai target tersebut.

Kemenperin mencatat nilai Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia 2025 mencapai USD275,61 miliar, menempatkan Indonesia di posisi ke-12 dunia dan peringkat pertama di Asia Tenggara.

“Untuk mendukung pencapaian target ekspor, Kemenperin memperketat penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) Wajib bagi sejumlah komoditas strategis,” katanya.

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menjelaskan bahwa penerapan SNI Wajib ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan dan akses pasar ekspor Indonesia.

“Standar bukan hanya untuk melindungi konsumen, tetapi juga meningkatkan kepercayaan terhadap produk Indonesia dan membantu industri memenuhi persyaratan pasar global,” kata Putu Juli Ardika pada pameran Food Ingredients Asia (Fi Asia) Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Bagi dunia usaha domestik, pengetatan SNI Wajib ini menjadi kepastian pendorong daya saing ekspor komoditas kelapa sawit, kopi, dan kakao di tengah ketatnya pasar Eropa.

Kepatuhan standar ini turut memberikan sentimen positif bagi kepastian operasional emiten-emiten sektor perkebunan, pengolahan komoditas, serta konsumsi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan capaian kinerja ekspor yang positif serta posisi MVA yang kuat di kawasan, Kemenperin optimistis target ekspor mamin pada 2029 dapat tercapai. Kombinasi penguatan standar mutu dan daya saing manufaktur nasional menjadi dua pilar utama strategi tersebut.

Tags: ekspor mamin IndonesiaFaisol Rizaindustri agroKemenperinMVA IndonesiaPutu Juli ArdikaSNI Wajib
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Hadapi Regulasi Global, Kemenperin Perketat Standar Komoditas Strategis
Ekonomi

Hadapi Regulasi Global, Kemenperin Perketat Standar Komoditas Strategis

...

Read moreDetails
Next Post
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.