BERTUAHPOS.COM — Harga emas dunia berada di bawah tekanan pada Rabu, 16 September 2026. Level US$4.230 per ons troi menjadi area krusial yang menentukan arah pergerakan berikutnya. Emas melemah 0,17% ke US$4.287,07 per ons troi saat berita ditulis.
Tekanan berasal dari lonjakan yield obligasi pemerintah AS, harga minyak di atas US$100 per barel, dan ekspektasi kebijakan hawkish The Fed. Kondisi itu membuat pelaku pasar mencermati setiap level teknikal yang penting.
Market Analyst StoneX Razan Hilal mengatakan emas, perak, dan dolar AS tengah menguji sejumlah level teknikal yang menentukan. Ia menilai arah pasar logam mulia akan sangat dipengaruhi kombinasi pergerakan dolar AS, yield obligasi AS, harga minyak, dan keputusan The Fed.
“Arah pergerakan pasar logam mulia akan sangat dipengaruhi kombinasi pergerakan dolar AS, yield obligasi AS, harga minyak, dan keputusan The Fed,” tulis Hilal dalam risetnya.
Yield obligasi AS 10 tahun menembus 5% dan mencapai level tertinggi sejak 2007. Harga minyak mentah bertahan di atas US$100 per barel. Kedua faktor itu meningkatkan kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga AS.
Secara teknikal, struktur harian emas masih berada dalam wilayah bullish. Harga telah menembus garis resistance menurun yang membatasi pergerakan sejak Januari hingga Agustus 2026. Namun, area US$4.230 per ons troi tetap menjadi level krusial.
Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut, skenario bullish masih terbuka. Sebaliknya, penembusan support tersebut akan meningkatkan risiko koreksi lebih dalam.
Dalam skenario bullish, Hilal memperkirakan emas perlu bertahan di atas US$4.230 per ons troi. Harga juga perlu mencatatkan penutupan berturut-turut di atas US$4.420 per ons troi dan US$4.450 per ons troi.
Jika level tersebut berhasil ditembus, emas berpotensi mengarah ke US$4.520 per ons troi. Setelah itu, level berikutnya yang menjadi perhatian adalah US$4.700 per ons troi.
Level US$4.700 per ons troi menjadi area penting karena bertepatan dengan retracement Fibonacci 50% dari penurunan Januari-Agustus 2026. Jika harga emas mampu bertahan di atas level itu, perhatian berikutnya mengarah ke US$4.880 per ons troi, US$5.130 per ons troi, hingga US$5.460 per ons troi.
“Apabila harga emas mampu bertahan di atas US$4.700 per ons troi, level berikutnya yang menjadi perhatian adalah US$4.880 per ons troi, US$5.130 per ons troi, hingga US$5.460 per ons troi,” tambah Hilal.
Level kritis US$4.230 per ons troi menjadi perhatian penting pelaku pasar. Arah harga emas dunia ke depan akan sangat dipengaruhi pergerakan dolar AS, yield obligasi AS, harga minyak, dan keputusan The Fed.









