• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Samade Minta KPK Audit Keuangan Agrinas Palma Nusantara, Sebut Laba Tak Masuk Akal

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 Juli 2026
Samade Minta KPK Audit Keuangan Agrinas Palma Nusantara, Sebut Laba Tak Masuk Akal

Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit | Foto: Bertuahpos / Melba.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — DPP Sawitku Masa Depanku (Samade) mendorong KPK gara melakukan mengaudit investigatif terhadap PT Agrinas Palma Nusantara (APN). Organisasi petani sawit itu menilai klaim laba bersih Rp2,7 miliar selama 2025, tidak logis untuk perusahaan yang mengelola 730 ribu hektare kebun dan 23 pabrik kelapa sawit.

Menurut Wakil Ketua Umum DPP Samade Abdul Aziz, pernyataan Dirut APN Abdul Gani dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR sarat kejanggalan. Sehari setelahnya, angka laba itu direvisi menjadi Rp27 miliar. Itu memperkuat dugaan adanya ketidakberesan dalam tata kelola perusahaan.

“Saya ikuti saja omongan Gani yang mengatakan dari 1,7 juta hektare yang dikelola, yang bertutupan sawit hanya 730 ribu hektare. Anggaplah hasil per hektar kebun itu hanya Rp1 juta per bulan, ini sudah Rp730 miliar sebulan. Bila dikali enam bulan, hasilnya sudah Rp4,38 triliun. Angka itu baru dari hasil tandan buah segar,” ujar Aziz kepada Bertuahpos melalu keterangan tertulisnya, Jumat, 10 Juli 2026.

Aziz mempertanyakan ke mana pendapatan dari 23 unit PKS yang diserahkan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) ke APN. Menurutnya, ada sesuatu yang sangat tidak lazim dan tidak masuk akal di tubuh APN. Kondisi ini mencederai misi Presiden Prabowo yang menginginkan pengambilalihan lahan menjadi sumber pemasukan negara demi kesejahteraan rakyat.

“Kalau sudah seperti ini, kesejahteraan apa yang mau didapat? Lahan-lahan sitaan itu tidak ada dinikmati rakyat di daerah. Lalu kalau untung cuma Rp2,7 miliar, berapa yang disetor ke negara?” Aziz mempertanyakan.

Samade mengusulkan skema alternatif yang dinilai lebih menguntungkan negara tanpa menimbulkan kegaduhan. Pemerintah cukup memungut retribusi dari pemilik lahan ketimbang mengambil alih operasional.

“Biarkan pemiliknya mengelola, lalu pemerintah minta Rp1.000 per kilogram. Dari 1,7 juta hektare saja, tiap bulan pemerintah dapat Rp1,7 triliun. Pekerja bisa lebih sejahtera,” katanya.

Aziz juga membandingkan kinerja APN dengan Palmco yang mengelola lahan jauh lebih kecil namun mencetak laba Rp7 triliun sepanjang 2025. Ia menilai APN tidak layak dilanjutkan dan lebih baik dibubarkan saja.

“Lihat Palmco, luas kebun sawitnya tidak seberapa dibanding yang dikelola APN, tapi untungnya selama 2025 bisa Rp7 triliun. Saya berharap presiden tegas terkait ini. Jangan sampai program presiden rusak gara-gara persoalan ini,” ujarnya.

APN mengelola kebun hasil sitaan Satgas PKH selama hampir 2 tahun. Status lahan yang kini beralih menjadi Area Penggunaan Lain (APL) juga menjadi sorotan karena dinilai diskriminatif terhadap swasta yang kesulitan memperoleh status serupa.

Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau
Ekonomi

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

...

Read moreDetails
Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen. Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Next Post
Kronologi Bocah 12 Diterkam Harimau di Camp HTI Pelalawan

Kronologi Bocah 12 Diterkam Harimau di Camp HTI Pelalawan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.