BERTUAHPOS.COM — Pemerintah Provinsi Riau memastikan bonus atlet peraih medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) tetap menjadi prioritas, meski pencairannya masih tertunda. Penundaan ini terjadi akibat gangguan arus kas daerah yang dialami Pemprov Riau pada triwulan pertama tahun anggaran 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menjelaskan anggaran bonus para atlet sebenarnya sudah dialokasikan secara resmi dalam APBD Riau 2026. Namun, kondisi keuangan daerah di awal tahun memaksa pemerintah melakukan skala prioritas terhadap pengeluaran kas yang tersedia.
“Prinsipnya komitmen kita mendukung olahraga itu sudah ada, bonus itu sudah kita anggarkan. Hanya sekarang cash flow kita masih terganggu,” ucap Syahrial, Kamis, 16 April 2026.
Dirinya mengungkapkan Pemprov Riau mencatat kondisi minus pada triwulan pertama 2026 akibat adanya kewajiban mandatory yang harus diselesaikan lebih dahulu. Salah satunya adalah pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara yang secara regulasi wajib dibayarkan sebelum hari raya keagamaan.
“Seperti pembayaran THR yang semulanya tidak dibebankan, tapi sesuai mandatory kemarin harus dibayarkan sebelum hari raya. Jadi itu yang membuat cash flow kita terganggu,” ungkapnya.
Kewajiban pembayaran THR itulah yang memicu pergeseran jadwal pencairan untuk program lain, termasuk bonus prestasi olahraga. Syahrial menegaskan penundaan ini murni persoalan teknis ketersediaan dana cair, bukan karena ketiadaan alokasi anggaran.
Pemprov Riau tetap berkomitmen memenuhi hak para atlet yang telah mengharumkan nama daerah di level nasional. Pencairan bonus dijadwalkan berjalan setelah kondisi arus kas daerah kembali normal di triwulan berikutnya. (Adv)









