BERTUAHPOS — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau untuk memaksimalkan langkah penghematan energi, khususnya penggunaan listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Hal itu disampaikan SF Hariyanto di Pekanbaru, Senin, 30 Maret 2026, sebagai bentuk penegasan kembali kebijakan efisiensi energi yang disesuaikan dengan rencana pemerintah untuk memberlakukan kebijakan WFH.
Meski penghematan energi telah diatur melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 53 Tahun 2016, Plt Gubernur Riau menilai pelaksanaannya perlu diperkuat dan menjadi bagian dari pola kerja ASN.
SF Hariyanto menegaskan bahwa penghematan energi bukan sekadar aturan administratif, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam aktivitas kerja sehari-hari di lingkungan Pemprov Riau.
Ia mencontohkan penggunaan pendingin ruangan yang perlu dikendalikan untuk menekan konsumsi listrik. Penggunaan AC diminta tidak langsung diaktifkan sejak pagi hari. “Kalau sudah panas atau siang baru hidupkan, untuk menghemat energi,” ujarnya.
Selain listrik, perhatian juga diarahkan pada penggunaan kendaraan dinas pemerintah. Pemprov Riau mengimbau agar kendaraan dinas tidak digunakan selama akhir pekan sebagai bagian dari upaya efisiensi BBM.
Menurutnya, optimalisasi kendaraan listrik juga menjadi salah satu solusi yang didorong pemerintah daerah dalam mendukung penghematan energi sekaligus efisiensi operasional.
“Kita gunakan kendaraan listrik. Untuk kendaraan dinas pada hari Jumat hingga Minggu sebaiknya dirumahkan atau standby di rumah,” katanya.
SF Hariyanto menilai langkah penghematan energi memiliki makna lebih luas, yakni menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah. Aparatur pemerintah, kata dia, harus menjadi contoh nyata dalam penggunaan energi secara bijak.
“Kita jaga perasaan masyarakat, penghematan energi dimulai dari kita,” tegasnya.
Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi di lingkungan pemerintahan sekaligus memperkuat komitmen Pemprov Riau dalam mendukung pengelolaan energi yang lebih hemat dan bertanggung jawab.***









