BERTUAHPOS — Pemandangan tidak biasa terjadi saat acara silaturahmi dan konsolidasi DPC PDI Perjuangan di Kabupaten Siak, pada Selasa, 6 Januari 2025.
Acara ini menghadirkan Plt Gubernur Riau, para Bupati Siak pada masanya, Bupati Siak Afni Zulkifli, serta pada kader DPC PDI Perjuangan Kabupaten Siak.
Ketika Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Siak, Irving Kahar, berdiri di atas mimbar memberikan sambutan, dia sempat tersedak setelah beberapa kali berteriak, seketika itu pula suaranya berubah serak dan beberapa kali mendehem.
Saat itulah, Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengambil momen. Dia bergegas mengambil segelas air putih dari mejanya dan langsung menghampiri Irving di atas mimbar, dan langsung meneguknya. Suasana seketika riuh dan diiringi tepuk tangan.
Afni dan Irving punya hubungan dekat dalam dunia politik. Sebab itu, momentum silaturahmi dan konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Siak ini, menjadi sangat penting bagi keduanya.
Konsolidasi PDI Perjuangan Siak ini masih bagian dari rangkaian kegiatan pascarakercam (Rapat Kerja Kecamatan), setelah Irving menerima amanah sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Siak per 22 November 2025 lalu.
Dalam kesempatan itu, Irving banyak bercerita tentang nilai-nilai ideologis, sejarah dan perjuangan dalam dunia politik. Termasuk bagi Kabupaten Siak yang telah mencatatkan sejarah dalam politik nasional, setelah Sultan Syarif Kasim II menyerahkan tahtanya dan mengakui Kemerdekaan Indonesia di tahun 1954.
“Bagi kami, ini bukan sekadar dukungan, tapi tanggung jawab ideologis, nilai sejarah dan bentuk perjuangan kepada masyarakat. Kami menyadari bahwa politik adalah alat perjuangan untuk membela rakyat,” katanya.
Ke depan, Irving memasang target PDI Perjuangan bisa kembali merebut sembilan kursi di DPRD, sama seperti di masa tahun 2000-an dulu. Saat ini, partai berlangbang banteng itu hanya mendapatkan empat kursi di DPRD Kabupaten Siak.
Sementara itu, Bupati Siak, Afni Zulkifli mengakui dirinya punya banyak cerita bersama Irving, terutama dalam pesta demokrasi Pilkada Siak 2024 lalu.
“Saya memang tidak maju sebagai bupati dari PDI Perjuangan, tapi kalau tak ada Pak Irving saya tidak akan duduk jadi bupati,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Afni menegaskan bahwa upaya untuk membangun daerah bukan dilihat dari partainya, tapi dari semangat kebersamaan untuk membangun daerah secara bersama-sama.
Afni juga masih ingat, orang pertama yang mengucapkan selamat kepadanya saat terpilih menjadi Bupati Siak adalah Irving.
“Bahkan, kemenangan saya diumumkan di kandang lawan, kandang PDIP waktu itu. Bagi saya ini adalah kedewasaan dalam berpolitik,” sambung Afni.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam kesempatan itu mengucapkan selamat kepada seluruh kader PDI Perjuangan, khususnya mereka yang berada di bawah naungan DPC Kabupaten Siak. Dia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan saling merangkul satu sama lain.
“Kita tidak bisa membangun Riau ini kalau sendiri-sendiri. Kemarin kami juga sudah banyak berdiskusi dengan para gubernur di masanya dan tokoh masyarakat, karena kami sangat butuh gagasannya untuk membangun Riau yang lebih baik ke depannya,” katanya.***









