BERTUAHPOS.COM, BANDUNG – PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menawarkan peluang investasi strategis di sektor ketahanan pangan melalui proyek peternakan ayam broiler terintegrasi di Kabupaten Ciamis. Proyek yang disiapkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar ini bernilai sekitar Rp40 miliar dengan potensi pengembalian modal dalam 3 hingga 5 tahun.
Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, menyampaikan bahwa proyek ini memiliki prospek komersial yang kuat karena dirancang dengan ekosistem lengkap dari hulu hingga hilir. “Nilai investasinya sekitar Rp40 miliar dengan return kurang lebih 3 sampai 5 tahun. Kita menerapkan konsep ekosistem dengan hilirisasi,” kata Dedi dalam Forum Investasi Nasional 2025 di Bandung, (13/11)
Penawaran investasi ini menjadi pembuka jelang West Java Investment Summit (WJIS) yang akan berlangsung 14 November 2025. WJIS selama ini menjadi magnet bagi investor nasional maupun global yang ingin menanamkan modalnya di Jawa Barat.
Dedi menjelaskan, konsep ekosistem yang diterapkan mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari budidaya, pemrosesan, hingga pengemasan. “Mulai packaging, proses, dan sebagainya sudah kita integrasikan di sana,” tuturnya.
Kabupaten Ciamis dipilih sebagai lokasi karena konektivitas dan infrastruktur pendukungnya dinilai sudah siap untuk mengoperasikan industri peternakan modern. Akses jalan, ketersediaan lahan, serta dukungan logistik dianggap memenuhi standar untuk investasi berskala menengah.
Di sisi lain, peluang pasar ayam broiler diprediksi semakin besar seiring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program strategis nasional. Dedi menilai Jawa Barat harus mengambil peran penting sebagai penopang ketahanan pangan nasional.
“Permintaan daging ayam akan melonjak. Yang paling penting trust-nya. Jawa Barat siap mendukung investasi dengan kemudahan regulasi, insentif pajak, dan perbaikan infrastruktur ke lokasi,” ujar Dedi.
DPMPTSP Jabar juga menegaskan komitmennya menjaga keamanan investor. Menurut Dedi, pemerintah provinsi tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme yang dapat menghambat iklim investasi. “Saya jamin, ya. Premanisme di Jawa Barat kita berantas,” tegasnya.
Dengan dukungan ekosistem terintegrasi, kepastian regulasi, dan permintaan pasar yang besar, Pemprov Jabar optimistis proyek peternakan ayam broiler di Ciamis menjadi salah satu peluang investasi paling menjanjikan tahun ini.***









