• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Apakah Benar Api dari Jargas Tak Sepanas LPG? Ini Penjelasannya

Seringkali keluhan warga soal api gas jaringan rumah tangga yang dianggap tak sepanas LPG. Apakah memang begitu?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Oktober 2025
Apakah Benar Api dari Jargas Tak Sepanas LPG? Ini Penjelasannya

Alat ukur tekanan gas di MRS untuk jaringan gas rumah tangga di Kabupaten Pelalawan | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry Fadly.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Sejumlah warga penerima manfaat program Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga sering mengeluhkan api yang dihasilkan dari gas bumi tidak sepanas gas LPG. Kondisi ini membuat sebagian dari mereka merasa waktu memasak, menjadi lebih lama dari biasanya.

Menanggapi hal tersebut, Area Head PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk Area Pekanbaru, Charly Simanullang, mengatakan keluhan seperti itu memang kerap muncul dari pelanggan. Namun, secara teknis, panas api dipengaruhi oleh pengaturan bukaan spuyer atau penutup aliran bahan bakar pada kompor gas.

“Api yang dianggap kecil biasanya karena spuyer belum dibuka maksimal. Semakin besar bukaan spuyer, semakin banyak gas yang keluar, maka api pun akan lebih besar dan panas,” jelas Charly, Senin, 20 Oktober 2025.

Dia mengibaratkan prinsip kerja itu sama seperti menggunakan kayu bakar. Jika kayu yang digunakan lebih banyak, maka nyala api akan lebih besar dan panas merata ke seluruh panci, sehingga masakan lebih cepat matang. Namun, konsekuensinya adalah bahan bakar yang dibutuhkan juga meningkat.

Lebih lanjut, Charly menjelaskan bahwa secara umum gas bumi dan LPG memang memiliki karakteristik berbeda. LPG terdiri dari campuran gas propana dan butana yang dicairkan dengan tekanan tinggi agar mudah disimpan dalam tabung berukuran kecil.

Sementara itu, gas bumi merupakan gas metana yang dialirkan langsung ke rumah tangga melalui pipa distribusi tanpa perlu proses pencairan. “Kalor yang dihasilkan LPG memang sedikit lebih besar dibanding gas bumi, tetapi dalam uji coba di lapangan, waktu memasak antara keduanya hampir sama,” ujar Charly.

Dia menegaskan, PGN telah melakukan serangkaian uji lapangan untuk memastikan bahwa kualitas gas bumi tetap memenuhi standar keamanan dan efisiensi bagi kebutuhan rumah tangga.

Charly berharap masyarakat pengguna Jargas rumah tangga tidak khawatir dan bisa menyesuaikan penggunaan kompor dengan pengaturan spuyer yang tepat agar hasil api optimal. “Gas bumi ini aman, efisien, dan ramah lingkungan,” tutupnya.***

Tags: energiinsightriau
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Next Post
Tanda-tanda kematian

Risalah Kematian: Saat Kematian Menjadi Jalan Pulang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.