BERTUAHPOS — Gubernur Riau, Abdul Wahid, menaruh harapan besar atas temuan cadangan Minyak dan Gas (Migas) di Wilayah Kerja (WK) Rokan diperkirakan mencapai mencapai 724 juta barel setara minyak (BOE).
Jumlah itu menjadikan temuan ini sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. “Iya, kami sudah terima laporannya,” kata Abdul Wahid, Jumat, 12 September 2025.
Wahid menyebut temuan in menjadi catatan sejarah penting bagi Riau di sektor energi. Adapun cadangan Migas tersebut bukan berasal dari eksplorasi konvensional, melainkan hasil dari unconventional drilling.
Metode ini memungkinkan pemanfaatan sumber energi yang sebelumnya tidak bisa dieksploitasi dengan cara biasa. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Riau sebagai salah satu daerah penghasil energi utama di Indonesia.
Gubernur menyambut gembira kabar tersebut. Ia menekankan, keberadaan cadangan Migas baru berpotensi membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. “Semoga membawa berkah bagi Riau,” kata Abdul Wahid.
Selain membuka peluang peningkatan investasi, temuan cadangan Migas ini diharapkan mampu mendorong lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta perusahaan pengelola Migas untuk memastikan pengelolaan sumber daya dilakukan secara optimal.
Sebelumnya, pihak PT Pertamina (Persero) melaporkan temuan Migas baru di Wilayah Kerja (WK) Rokan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta.***









