BERTUAHPOS – Bagaimana cara agar barang elektronik kita di rumah bisa berumur panjang? Barang elektronik kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di kantor. Namun, tidak sedikit masyarakat yang masih abai dalam merawat peralatan elektronik, sehingga masa pakainya menjadi pendek.
Bujang Kelana, seorang teknisi elektronik berpengalaman di Jalan Bakti Husada, Pekanbaru, membagikan sejumlah tips penting agar barang elektronik lebih awet dan tidak mudah rusak.
Menurut Bujang Kelana, langkah pertama yang paling mendasar adalah memastikan barang elektronik selalu dalam kondisi bersih. “Debu adalah musuh utama barang elektronik. Banyak kerusakan terjadi karena sirkuit atau kipas pendingin tertutup debu,” ujarnya saat ditemui Bertuahpos di kediamannya Sabtu, 10 Mei 2025.
Ia menyarankan agar pemilik alat elektronik rutin membersihkan perangkat dengan kain kering atau kuas halus, terutama pada bagian ventilasi udara. Untuk perangkat seperti komputer dan televisi, pembersihan sebaiknya dilakukan minimal sebulan sekali.
Selain kebersihan, Bujang juga menekankan pentingnya penggunaan stabilizer atau pelindung tegangan. “Tegangan listrik yang naik turun bisa merusak komponen dalam peralatan elektronik. Gunakan stabilizer untuk menjaga aliran listrik tetap stabil,” jelasnya.
Ia juga menyarankan agar pengguna mematikan perangkat elektronik jika tidak digunakan dalam waktu lama. “Jangan membiarkan alat menyala terus-menerus, karena itu memperpendek usia pakai dan meningkatkan risiko kerusakan,” tambahnya.
Pemasangan yang tepat juga menjadi perhatian penting. Bujang mengingatkan agar peralatan elektronik tidak diletakkan di tempat lembap atau terlalu panas. Kelembaban bisa menyebabkan korsleting, sedangkan suhu tinggi mempercepat kerusakan komponen internal.
Bujang juga menyarankan pemilik barang elektronik untuk rutin melakukan pemeriksaan berkala. “Setidaknya enam bulan sekali, bawa perangkat ke teknisi terpercaya untuk dicek kondisinya. Ini bisa mencegah kerusakan yang lebih parah,” ujarnya.
Sebagai penutup, Bujang Kelana mengingatkan bahwa merawat lebih murah daripada memperbaiki. “Kalau dirawat dengan baik, televisi bisa bertahan sampai 10 tahun, kulkas bahkan lebih. Tapi kalau dibiarkan rusak dulu, biaya perbaikan bisa lebih mahal dari harga beli,” pesannya.***
— Habibie









