BERTUAHPOS.COM – Banjir di Kota Pekanbaru semakin meluas, terutama di Kecamatan Rumbai, akibat debit air Sungai Siak yang terus meningkat. Hingga Rabu 5 Maret 2025, air masih mengalami kenaikan tanpa tanda-tanda akan surut.
Camat Rumbai, Abdul Rahman, mengatakan bahwa banjir akibat luapan Sungai Siak kini menggenangi lebih banyak wilayah dibandingkan hari sebelumnya.
“Banjir makin melebar dan makin banyak yang terdampak. Kemarin hanya tiga kelurahan, sekarang bertambah jadi empat,” ujarnya saat ditemui di lokasi banjir.
Pada hari pertama, banjir hanya merendam Kelurahan Sri Meranti, Meranti Pandak, dan Palas. Namun kini, Kelurahan Umban Sari juga ikut terdampak.
“Di Sri Meranti ada 20 RW, hanya 4 RW yang tidak kena. Kelurahan Meranti Pandak, 13 RW semuanya terdampak. Palas, kemarin ada 5 RW, dan pasti bertambah karena air terus naik. Sekarang Umban Sari juga terkena dampak karena berbatasan dengan kelurahan terdampak,” jelasnya.
Rahman menyebut, saat ini pemerintah fokus pada penyediaan tenda pengungsian, air bersih, dan makanan bagi warga terdampak.
“Upaya kita sekarang menyediakan tenda. Ada bantuan dari Polri, TNI, BIN, BPBD, BNPB, dan juga tenda pramuka. Selain itu, perahu karet sudah disiagakan untuk evakuasi,” katanya.
Hari ini, dapur umum juga mulai didirikan oleh Dinas Sosial untuk membantu kebutuhan pangan pengungsi.
Meskipun ribuan rumah terendam, Rahman memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Tapi jumlah korban banjir terus bertambah. Kemarin lebih dari 2.000 KK, mungkin hari ini lebih banyak lagi,” pungkasnya.
Banjir yang terus meluas ini masih dalam pemantauan tim gabungan. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Siak.









