BERTUAHPOS.COM – Masalah tumpukan sampah di beberapa titik di Kota Pekanbaru masih menjadi sorotan. Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani, menegaskan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta PT Ela Pratama Prakasa (EPP) sebagai pihak ketiga dalam pengelolaan sampah, segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini.
Menurut politisi PKS ini, meski saat ini pengangkutan sampah mulai berjalan, masih ada beberapa lokasi yang belum teratasi dengan baik.
“Hari ini memang tumpukan sampah sudah mulai terangkut, namun di beberapa titik masih ada yang bertahan satu hingga dua hari, bahkan ada yang sampai sepekan. Kita ingatkan lagi PT EPP dan DLHK, jangan sampai ada keluhan masyarakat dulu, baru kemudian bergerak,” tegas Hamdani, Rabu 19 Februari 2025.
Lebih lanjut, Hamdani menekankan bahwa PT EPP memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola sampah di Pekanbaru. Sebagai perusahaan yang telah menerima kontrak dari pemerintah, tidak ada alasan bagi mereka untuk bekerja lamban.
“PT EPP sudah ditugaskan dan menerima kontrak untuk menyelesaikan masalah sampah. Jadi, tidak ada alasan untuk menunda-nunda pengangkutan sampah. Kalau merasa tidak mampu, kenapa kemarin diterima?” tegasnya.
Hamdani juga mengungkapkan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Agung Nugroho-Markarius Anwar, berencana mengembalikan urusan pengangkutan sampah ke tingkat kecamatan atau kelurahan.
“Untuk teknisnya nanti mereka yang mengatur, kita tentu menyambut baik. Yang penting, masalah sampah di Pekanbaru bisa diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Namun, ia menekankan bahwa persoalan sampah tidak hanya sebatas pengangkutan, tetapi juga harus mencakup pengelolaan sejak dari sumbernya hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Sekarang kita masih membahas pengangkutannya, padahal sampah bukan hanya soal itu. Ada sumber sampahnya, lalu pengelolaan sebelum masuk ke TPA, seharusnya sebelum sampai ke sana jumlahnya sudah berkurang. Saya dengar Pak Agung juga sudah ke Malaysia untuk membahas hal ini,” pungkasnya.









