• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga CPO Anjlok Hingga 9%, Tapi Ada Peluang Bangkit Sepekan Menjelang Tutup 2024

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Desember 2024
Larangan ekspor CPO dicabut

Larangan ekspor CPO dicabut/FOTO: Media Indonesia.

112
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seperti India dan China, negara ini menjadi tujuan ekspor terbesar bagi Riau. Selain itu, pergerakan harga CPO juga akan berdampak terhadap harga TBS kelapa sawit Riau.

BERTUAHPOS.COM — Sepekan kemarin, harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil/CPO berada dalam tekanan di pasar bursa. Harganya cenderung melemah signifikan. Penyebabnya, lesunya perintaan dan dinamika harga minya nabati lainnya. Situasinya menjadi kurang mendukung untuk bangkit.

Pergerakan harga CPO di pasar global tidak hanya berdampak terhadap harga CPO lokal. Riau merupakan salah satu daerah penghasil CPO terbesar. Selain untuk pasar domestik, produksi CPO dari Riau juga memenuhi permintaan pasar internasional.

Seperti India dan China. Negara menjadi tujuan ekspor terbesar bagi Riau. Selain itu, pergerakan harga CPO juga akan berdampak terhadap harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Riau.

Harga CPO Melorot Dua Minggu Belakangan

Pada perdagangan Jumat, 20 Desember 2024, harga CPO di Bursa Malaysia untuk kontrak pengiriman Maret, close di level MYR 4.434 per ton. Turun 1,64% dari 19 Desember 2024.

Harga CPO bahkan tercatat anjlok hingga 9,6%, secara mingguan. Kondisi ini memperpanjang grafik penurunan turun dalam dua minggu berturut-turut.

Sejumlah perusahaan kargo melaporkan bahwa ekspor CPO Malaysia pada periode 1-20 Desember turun dalam kisaran 7,6-8,3% dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya.

Selain itu, harga minyak nabati lainnya seperti minyak kedelai di Chicago Board of Trade turut mengalami pelemahan.

Akhir pekan lalu, harga minyak kedelai turun 0,4%. Penurunan ini membuat daya tarik CPO sebagai alternatif minyak nabati berkurang, mengingat kedua komoditas ini sering saling menggantikan.

Menurut laporan Bloomberg, secara teknikal ada peluang harga untuk bangkit dalam waktu dekat. Berdasarkan analisis mingguan (weekly time frame), indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 54,76. 

Posisi ini menunjukkan CPO berada di zona bullish, meskipun belum sepenuhnya kuat dan masih cenderung netral.

Namun, indikator Stochastic RSI berada di 11,21, di bawah level 20 yang mengindikasikan kondisi jenuh jual (oversold). Hal ini membuka peluang bagi harga CPO untuk mengalami rebound.

Kendati demikian, bagi pelaku pasar, pekan ini menjadi momen penting untuk memantau arah harga CPO, terutama dengan potensi dinamika pasar yang lebih volatile atau mudah berubah.***

Tags: cpoPasar
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini
Ekonomi

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

...

Read moreDetails
Harga TBS Swadaya di Riau Naik, Harga Tertingginya Segini. Harga CPO

Harga TBS Kelapa Sawit Plasma di Riau Juga Turun, Cek Selengkapnya di Sini

Ekspor Nonmigas Riau Tumbuh 8,14 Persen. Harga TBS Sawit Riau

Harga TBS Sawit Riau Turun, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.912,24 per Kg

Harga CPO Ditutup Variatif, Volatilitas Energi Bikin Pelaku Pasar Cenderung Berhati-hati

Kontrak CPO Berpeluang Bullish, Harga Diperkirakan Capai RM5.000

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Harga Emas Dunia Naik, Analis Bidik USD 5.000

Harga Emas Diproyeksi Tembus US$5.200, Arus ETF Jadi Penentu

Next Post
Proyeksi Ekonomi Riau Bank Indonesia

ATM dan Pelayanan Tetap Berjalan, BI Minta Bank di Riau Tetap Siaga Selama Nataru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.