• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jenuh dengan Konflik Cik Puan, Pedagang Justru Nyaman dengan Kondisi Sekarang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 Maret 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pedagang pasar Cik Puan semakin jenuh dengan permasalahan status lahan pasar yang tidak kunjung selesai. Apalagi dua pihak yang berseteru adalah Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau.
 
Seperti yang dikatakan oleh Ujang pedagang di Pasar Cik Puan, kepada bertuahpos.com, Rabu (04/03/2015). “Kita sebenarnya juga sudah capek ya kalau mengharapkan kelanjutan pasar ini. Soalnya sudah bertahun-tahun masalah ini tidak pernah selesai-selesai,” ujarnya.
 
Ia dan rekan-rekannya bahkan sudah merasa nyaman dengan keadaan pasar seperti saat ini. Karena meskipun dengan lahan yang terbatas, namun para pedagang tetap bisa berjualan dan masyarakat juga selalu ramai.
 
“Ya sekarang lebih enak seperti ini karena kita sudah terbiasa seperti ini. Mau gimana lagikan, pembangunannya saja sampai sekarang belum selesai,” lanjutnya lagi.
 
Hal senada juga dikatakan oleh Muslim pedagang di pasar Cik Puan yang lain. Ia mengatakan jika memang kelanjutan pasar Cik Puan tidak juga dikerjakan jangan salahkan pedagang jika sampai berjualan di pinggir jalan.
 
“Ya coba sajalah lihat pagi-pagi, kan ada tu pedagang yang berjualan sampai di pinggir jalan. Itu merupakan karena belum selesainya pembangunan pasar Cik Puan,” pungkas Muslim.
 
Pantauan di lapangan, memang setiap pagi hari pedagang sampai ada yang berjualan sayur hingga di trotoar bahkan sampai ke pinggir jalan.
 
“Ya kita berharaplah selesaikan masalah ini secepatnya. Karena ini juga menyangkut kehidupan banyak baik untuk para pedagang maupun masyarakat,” tutupnya. (iqbal)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%
Berita Pilihan

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

...

Read moreDetails
35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Riau Kejar Sisa Target Investasi Rp24,59 Triliun

Riau Kejar Sisa Target Investasi Rp24,59 Triliun

Data Kondisi Jalan Riau 2026 Masih Tunggu Verifikasi Kementerian PUPR

Data Kondisi Jalan Riau 2026 Masih Tunggu Verifikasi Kementerian PUPR

Data Realisasi Investasi Riau hingga September 2026, Cek Selengkapnya

Data Realisasi Investasi Riau hingga September 2026, Cek Selengkapnya

New Honda Genio Perkuat Fitur Fungsional dan Efisiensi Harian

New Honda Genio Perkuat Fitur Fungsional dan Efisiensi Harian

Next Post

Edi: Bermurah Hatilah Pak Andi, atau Perjuangan Rakyat Bakal Si-sia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.