• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Permainan Rakyat Meriahkan Event Bele Kampung di Hari Kedua

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
2 April 2024
Permainan Rakyat Meriahkan Event Bele Kampung di Hari Kedua

Permainan Rakyat Meriahkan Event Bele Kampung di Hari Kedua (Foto: dok Yayasan Begawai Riau Independen/Wahyudie)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Event Bele Kampung di Desa Wisata Buluhcina, Siak Hulu, Kampar, terus menyita perhatian masyarakat setempat sejak dibuka. Hari kedua acara ini turut dimeriahkan dengan permainan rakyat yang menghibur.

Art Director Event Bele Kampung, Fachrozi Amri, menjelaskan di hari kedua telah dilangsungkan program peningkatan kapasitas, yaitu Coaching Clinic Ekologi.

Program ini menghadirkan pemateri yang ahli dalam berbagai bidang, mulai dari teknik sound sistem, pencahayaan, hingga etnik etnomusikologi.

“Para pemateri ini adalah pakar di bidang masing-masing, termasuk Bang Hukmi sebagai akademisi, Bang Deka sebagai Lighting man atau Desainer, dan Bang Rizon sebagai Soundman,” ungkap Fachrozi.

Selain program peningkatan kapasitas, acara hari ini juga menampilkan beragam permainan rakyat tradisional seperti kelereng, gasing, egrang dari tempurung, dan alat musik tradisional talempong.

Menjelang penutupan acara, Fachrozi menyebutkan bahwa masih akan ada permainan rakyat lainnya serta lokakarya untuk menampilkan produk-produk masyarakat.

“Besok akan ada acara memasak galamai dan konser lintas seni sebagai penutup even ini,” tambahnya. 

Event Bele Kampung Buluhcina tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Untuk diketahui, program Bele Kampung yang diusulkan oleh Yayasan Begawai Riau Independen lulus dan menjadi bagian dari program pendayagunaan ruang publik Dana Indonesia Kemendikbud Ristek Tahun 2023, yang direalisasikan di tahun 2024.

Secara konsep, Bele Kampung merupakan sebuah event yang mengakomodir berbagai kegiatan tradisional asli Riau, dikolaborasikan dengan edukasi bagaimana melestarikan, menjaga, dan mempertahankan berbagai tradisi dan alam di kampung halaman.

Tujuh masyarakat adat di Riau turut serta dalam kegiatan ini, dan akan terlibat dalam penampilan tradisi serta permainan rakyat yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bele Kampung di Desa Buluh Cina selama tiga hari ke depan.

Ketua Yayasan Begawai Riau Independen, Benie Riaw, menjelaskan pada dasarnya event Bele Kampung dilatarbelakangi oleh semangat dan cinta kampung halaman yang direpresentasikan dalam berbagai rangkaian kegiatan tradisional yang memang melekat dengan kampung halaman.

“Selama ini kita merasa punya tanah. Setiap orang selalu ingin pulang kampung, tapi kita tak benar-benar tahu apa esensi dari kampung halaman itu. Makanya kami menghadirkan berbagai kegiatan tradisional di sini sehingga esensi dari kampung halaman itu lebih mengena,” tuturnya.

Dulunya, kegiatan Bele Kampung dilakukan untuk membersihkan kampung dari hal gaib maupun nyata, agar terhindar dari segala bencana, marabahaya, wabah penyakit, dengan mengharapkan limpahan rezeki kepada seluruh warga yang menghuni kampung tersebut.

“Kami harap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk kegiatan Bele Kampung selanjutnya,” kata Babe.

Adapun beberapa isu strategis yang diangkat dari kegiatan Bele Kampung ini, yakni; perubahan iklim atau pemanasan global atau bencana ekologis, isu terkait Karhutla dan deforestasi hutan, abrasi dan rehabilitas zona mangrove, kearifan lokal komunitas adat di Provinsi Riau, pencemaran lingkungan dari sampah domestik, berubahnya orientasi pemanfaatan hutan adat, dan meningkatkan kesadaran ekologis.***

Tags: bele kampungpermainan rakyattradisional
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Bele Kampung Desa Buluh Cina
Budaya

Bele Kampung di Desa Buluh Cina, 7 Masyarakat Adat Riau Tampilkan Seni Tradisi dan Ragam Permainan Rakyat

...

Read moreDetails
Harga Ikan

Habis Lebaran Harga Ikan di Pekanbaru Naik

Aturan Tari Tradisional Melayu Riau: Tak Boleh Menampakkan Punggung

Next Post

Google Setuju untuk Menghapus Riwayat Browsing Rahasia Pengguna

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.