• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

10 Negara yang Tidak Ramah Untuk Bisnis

Tim Redaksi by Tim Redaksi
30 Januari 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, LONDON. Untuk dua tahun berturut-turut, Indonesia kembali masuk dalam top 10 negara yang paling tidak ramah untuk melakukan bisnis. Peringkat ini dikeluarkan oleh TMF Group Complexity Index.

Dalam keterangan resminya, TMF Group menjelaskan, meskipun saat ini posisi Indonesia turun dari level 5 (di 2013) menjadi 9 (di 2014), kompleksitas dari lingkungan bisnis di Indonesia masih berada di posisi dua di kawasan Asia Pasifik. Posisi pertama diduduki oleh Korea.

Sekadar informasi, TMF Group sudah merangking 81 juridiksi di Eropa, Timur Tengah, Afrika, Asia Pasifik, dan Amerika terkait seberapa kompleks mereka melakukan bisnis yang menyangkut peraturan dan perspektif kepatuhan.

TMF menilai, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia sudah melakukan kemajuan yang signifikan dalam memperbaiki lingkungan bisnisnya. Sebut saja dengan memangkas pajak korporasi, mempermudah proses penerbitan izin usaha, dan mengubah undang-undang untuk memberikan perlindungan lebih besar kepada perusahaan asing. Kendati begitu, birokrasi yang terlalu kompleks dapat mempengaruhi kemampuan sebuah perusahaan dalam mendirikan bisnis.

Sebagai ilustrasi, untuk memulai bisnis di Indonesia seperti perseroan terbatas, bisa jadi merepotkan di mana waktu yang dibutuhkan untuk pengurusan izin mencapai 45 hari. Bandingkan dengan negara-negara OECD yang hanya memakan waktu 12 hari. Demikian pula halnya dengan membayar pajak, yang membutuhkan rata-rata 51 pembayaran per tahun dibanding dengan rata-rata negara OECD yakni 13 pembayaran.

TMF Group juga menguraikan, pelantikan Joko Widodo sebagai presiden baru, menjadi langkah positif bagi Indonesia. Pasalnya, Jokowi berkomitmen memberantas korupsi sebagai prioritas utama dan menjadikan Indonesia sebagai pasar yang lebih bersahabat khususnya bagi tetangga terdekatnya yakni ASEAN. Agenda lain yang tak kalah penting adalah mendorong investasi asing langsung ke Indonesia.

“Di luar kompleksitas dan tingginya biaya untuk berbisnis di Indonesia, negara ini merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara dan masih tetap menjadi destinasi populer bahi investasi asing. Jika dihitung berdasarkan PDB, nilai investasi asing langsung yang dimiliki Indonesia lebih besar dari China, India, atau Brazil,” jelas Vinod Kumar, Managing Director TMF Group di Indonesia.

Berikut adalah 10 rangking negara yang paling tidak bersahabat untuk berbisnis:

1. Argentina
2. Brazil
3. Bolivia
4. Uni Emirat Arab
5. Korea
6. Meksiko
7. Polandia
8. Paraguay
9. Indonesia
10. Thailand(Kontan)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama
Nasional

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Next Post

Menu Daging Kucing Laris Manis di Vietnam

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.