• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Penumpang Nam Air Dipatok 1 Juta di Tahun Pertama

Tim Redaksi by Tim Redaksi
26 September 2013
penumpang nam air
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS, JAKARTA - Maskapai penerbangan Sriwijaya Air berharap keberadaan maskapai anak usahanya, Nam Air bisa mendorong eksistensi perusahaan di industri transportasi nasional. Kondisi ini salah satunya bisa terlihat dari raihan jumlah penumpang.

Sriwijaya Air menargetkan Nam Air bisa meraih 1 juta penumpang pada tahun pertama pengoperasiannya. Maskapai ini ditargetkan bisa beroperasi paling cepat pada Oktober sampai akhir 2013.

“Untuk target penumpang, Nam Air kita target tahun pertama itu sebanyak 1 juta penumpang,” jelas Direktur Komersial Sriwijaya Air Toto Nursatyo saat berbincang dengan Liputan6.com, Kamis (26/9/2013).

Toto mengaku Nam Air dibentuk untuk mengantisipasi peningkatan pasar yang akan terjadi ke depannya. Serta diharapkan bisa menambah perolehan jumlah penumpang dan pendapatan bagi Sriwijaya Air sebagai induk usaha. Adapun tahun ini jumlah penumpang Sriwijaya Air ditargetkan mencapai 10 juta orang.

Dia yakin keberadaan Nam Air tidak akan bentrok dengan Sriwijaya Air karena sudah memiliki segmen sendiri. Nam Air ditujukan sebagai penerbangan feeder ke wilayah-wilayah terpencil yang selama ini belum disentuh Sriwijaya Air. Rute penerbangan daerah terpencil tersebut seperti Denpasar-Labuan Bajo, Denpasar-Maumere, Ende, Sorong dan lainnya.

Nam Air masih mengusung medium service untuk pelayanan pada penumpangnya. Ini sama dengan konsep yang dipilih Sriwijaya Air selama ini. (Nur/Liputan6)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Meski Berusaha Bangkit, Harga CPO Masih Belum Pulih
Ekonomi

Meski Berusaha Bangkit, Harga CPO Masih Belum Pulih

...

Read moreDetails
Rekomendasi 4 HP Samsung Serie A Terbaik 2026 Performa Flagship dengan Harga Terjangkau

Rekomendasi 4 HP Samsung Serie A Terbaik 2026 Performa Flagship dengan Harga Terjangkau

Cuaca Riau dan Prakiraan Gelombang Laut Hari Ini, 2 November 2026

Cuaca Riau dan Prakiraan Gelombang Laut Hari Ini, 2 November 2026

Begini Cara Mengatasi Motor Overheat dan Ketahui Penyebabnya

Begini Cara Mengatasi Motor Overheat dan Ketahui Penyebabnya

5 Daerah di Riau Dilanda Karhutla, 7 Helikopter Dikerahkan. Karhutla Picu Krisis Ekologi, Ini Saran Solusi dari Ahli

Karhutla Picu Krisis Ekologi, Ini Saran Solusi dari Ahli

Honda Spacy 125, Skutik Dimensi Kompak dengan Konsumsi BBM Diklaim Irit

Honda Spacy 125, Skutik Dimensi Kompak dengan Konsumsi BBM Diklaim Irit Harganya Rp18 Jutaan

Next Post
debt ceiling

Isu Debt Ceiling AS Bantu Angkat Rupiah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.