• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kunci Konflik Agraria, Gubri Harus Dengar Langsung Penderitaan Rakyatnya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Januari 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pemprov Riau diminta harus beri ruang kepada masyarakat untuk lakukan hearing terkait konflik agraria yang tak kunjung selesai di Riau.
 
Pengamat Lingkungan Dr Elviriadi SPi MSi, Rabu (20/01/2014) mengatakan langkah inilah satu-satunya solusi. Dengan langkah ini, pelaksana tugas (Plt) Gubri Arsyadjuliandi Rachman harus medengarkan langsung apa yang menjadi penyebab konflik dan bagaimana penderitaan masyarakat Riau selama ini.
 
Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau ini meyakini, selama ini masih ada koalisi-koalisi. Baik itu dari para praktisi lingkungan ataupun kepala daerah di Riau yang masih peduli dengan penderitaan masyarakat akibat konflik yang berkepanjangan. Dia menyebutkan sudah saatnya pemerintah dan masyarakat beranjak dalam gerakan yang kritis untuk melawan korporasi.
 
“Kita lihat ajalah. Orang-orang dipemerintahan ini sifatnya hanya menunggu saja,” katanya, Rabu (21/01/2014).
 
Elev juga pernah mengkritik soal konflik agraria di Riau lewat bukunya Lelaki Ocu Terakhir. Di situ tergambar penghancuran hutan di Riau adalah sebuah drama yang masif, dan sengaja diciptakan oleh elit-elit tertentu. Selanjutnya, akan berdampak pada runtuhnya pertahanan adat dan kearifan lokal masyarakat.
 
“Maka, Drama penghancuran hutan Riau, dan runtuhnya pertahanan adat kerifan lokal masyarakat Kampar dan Kepulauan meranti, salah satu sebabnya adalah intelektual berdiam diri. Tapi justru berebut proyek dan menangguk di air keruh,” tulisnya dalam buku tersebut.
 
KKarena itulah dengan tegas ia menambahkan, solusinya mulai saat ini pemerintah jangan lagi menutup diri. Pemprov Riau harus segera buka mata, dan mendengarkan penderitaan masyarakat. Bentuk suatu jaringan atau tim solid yang terdiri dari beberapa lapisan masyarakat dan NGO, dan lawan kejahatan korporasi.
 
“Libatkan juga intelektual-intelektual kampus. Supaya lembaga pendidikan dan perguruan tinggi di Riau ini tidak hanya menjalin kerja sama dan terima bantuan-bantuan saja dari perusahaan perusak lingkungan tersebut,” tambahnya. (melba)
 
 
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan
Otomotif

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

...

Read moreDetails
Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen. Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Next Post

Disbun Riau Kesal, Banyak Perusahaan Bandel Tak Lapor Penjualan CPO

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.