• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Musim Panen Raya, Harga Buah Durian Sedikit Jatuh

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 September 2022
Bertuahpos

Bertuahpos

123
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, LIMAPULUH KOTA – Harga buah durian di tingkat pedagang pengumpul di sejumlah sentra durian di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan harga pada musim berbuah sebelumnya, ditengarai karena membanjirnya komoditas itu di pasaran.

Muhar (48), petani durian di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, mengaku kalau sebelumnya buah durian ukuran besar dihargai Rp20.000 sampai Rp25.000/buah, sekarang paling banter Rp15.000/buah. Muhar menjual buah duriannya ke pedagang pengumpul.

Begitu pun buah ukuran kecil, menurut Muhar, kalau sebelumnya dihargai rata-rata Rp10.000/buah, tapi kini untuk harga yang sama bisa didapat tiga buah durian ukuran kecil. “Dari pada terbuang, ‘kan bagus juga dijadikan uang,” kata petani yang memiliki puluhan batang durian itu.

Syafni (38), pedagang pengumpul buah durian di nagari yang sama, mengaku harga durian mengalami sedikit penurunan. “Sejumlah nagari sentra penghasil buah durian saat ini buah duriannya sama-sama matang, mungkin karena itu harganya jatuh,” kata Syafni, yang menjual buah duriannya dengan membangun pondok sederhana di sisi ruas jalan negara Sumbar-Riau yang melintasi nagari itu.

Kendati sedikit turun, menurut Syafni, berapa pun buah durian yang dihasilkan oleh petani, tetap mampu diserap oleh pasar. Selain dijajakan di sisi ruas jalan negara Sumbar-Riau, menurut Syafni, buah durian itu juga dipasok ke sejumlah daerah tetangga seperti ke Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau.

Durian belakangan menjadi komoditas tani yang diandalkan di daerah itu menyusul membaiknya harga sejak beberapa tahun yang lalu. Oleh karena buah durian, misalnya, banyak di antara petani yang mampu membeli barang di luar bahan kebutuhan pokok, seperti memperbaiki rumah, membeli perabotan rumah tangga, kendaraan, dan menginvestasikannya dengan cara membeli perhiasan emas.

Setiap musim panen, yang biasanya terjadi dua kali dalam setahun, puluhan ribu buah durian dihasilkan oleh petani setempat. Durian di nagari itu memiliki cita rasa tersendiri karena sebagian besar merupakan buah yang langsung jatuh dari pohonnya, bukan dikarbit.

Tapi sejumlah petani mengaku tidak mudah menjaga batang durian sampai buahnya matang di pohon. Musuh utamanya adalah monyet, yang habitatnya di hutan sudah terdesak. Mulai saja sejak buah durian berukuran kecil sampai menjelang matang, sudah diganggu monyet.

Kalau petani ingin buah duriannya selamat sampai matang, konsekuensinya petani harus menjaganya sejak buah durian masih kecil. Terutama di siang hari, karena pada saat itulah monyet-monyet memanjati batang-batang durian, lalu menjatuhkan semua buahnya ke tanah.

Wali Nagari Koto Alam Syahrial Datuk Majo mengaku perekonomian masyarakatnya sangat terbantu dengan buah durian, terutama sejak sekitar lima tahun terakhir menyusul melonjaknya nilai jual buah durian di pasaran. “Banyak masyarakat yang mampu membeli barang-barang non-primer dari hasil penjualan buah durian,” kata Syahrial di kantornya, Senin (12/9/2022).

Menyoal hama tanaman seperti monyet, Syahrial mengaku pihaknya telah mengambil langkah awal untuk meminimalisirnya. “Kita sudah berkoordinasi dengan Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) Kabupaten Limapuluh Kota, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk melakukan perburuan.”

Pihaknya, menurut Syahrial, juga sudah melemparkan wacana menyusun Pernag (peraturan nagari), kelak akan dijadikan sebagai payung hukum untuk membasmi monyet. ***

Penulis : Evi Endri

Tags: DurianHarga Durian MurahMusim Durian
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Budidaya durian montong untuk pemula
Insight

10 Hal Penting yang Wajib Diketahui sebelum Budidaya Durian Montong untuk Pemula

...

Read moreDetails
harga durian montong kampar

Harga Durian Montong di Kebun Pak Yan Kampar Rp80 Ribu/Kg, Kualitas Daging Dijamin

Durian montong di Kampar

Durian Montong ‘Pak Yan’, Bagaimana Cara Sukses Budidayanya?

Joghuak, Durian Jadi Makanan Nikmat yang Khas

Harga Durian Anjlok Akibat Corona

Next Post

Universitas Islam Riau Satu - satunya Perguruan Tinggi Penerima Mahasiswa PMM (Pertukaran Mahasiswa Merdeka) di Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.