• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Faktanya, China Negara Paling Tak Ramah pada Binatang

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Januari 2022
hewan piaraan

Ilustrasi hewan piaraan.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Sebuah studi yang dilakukan oleh seorang peneliti dari Amerika Serikat (AS) Matthew H Nash mengamati praktik perlindungan hewan di 67 negara. Studi ini menguji data dari berbagai kelompok hak asasi binatang dari seluruh dunia dan mengevaluasi setiap negara berdasarkan beberapa kriteria.

Menurut indeks tersebut, Luxembourg, dengan keseluruhan skor 519,68 memuncaki daftar ini, diikuti Inggris (506,36) Austria (501,73), Ceko (498,66) Belgia (488,86) di lima besar. China dengan skor 12,46 menempati dasar daftar ini. Di atas China ada Vietnam (45,24) Iran (71,40) Azerbaijan (73,07) dan Belarus (105,65). India menempati ranking 37 di belakang Indonesia, Japan, dan Kanada. Di bawahnya lagi ada Amerika Serikat, Australia, Afrika Selatan, Thailand, dan Malaysia.

“Sementara itu tidak ada negara yang menerima angka sempurna, negara-negara Eropa barat dan tengah bersama Inggris, kebanyakan telah memiliki hukum yang progresif dan lingkungan yang baik untuk kesejahteraan binatang,” kata Nash seperti dikutip Indiatimes.com.

Menurut Nash, negara-negara seperti China telah gagal memberikan berbagai perlindungan bagi binatang, tidak hanya binatang peliharaan, tetapi juga binatang yang digunakan untuk pertanian dan margasatwa. “Sepuluh terbawah kinerjanya kurang baik dalam peringkat karena kurangnya perlindungan untuk kesejahteraan binatang,” katanya.

Hak asasi binatang dan hukum untuk melindungi dari penyalahgunaannya, merupakan hal yang sering diabaikan di seluruh dunia. Hukum yang keras diperlukan untuk meyakinkan bahwa para binatang, yang menjadi teman terbaik kita dan sumber nafkah jutaan penduduk dunia, juga memiliki hak untuk diperhatikan.

Berkenaan dengan ini, beberapa negara kinerjanya lebih baik dibanding yang lainnya agar membuat dunia ini tempat yang baik tidak hanya untuk manusia, tetapi juga hewan. Inilah dasar mengapa studi ini dilakukan. (bpc2)

Tags: hewan piaraan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
Anies Baswedan Capres 2024

SUDRA Ungkap 2 Hal Penting, Anies Bisa Tak Terbendung di Pilpres 2024

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.