• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

PKS: Koalisi dan Oposisi Jomplang, Ide Amandemen Amat Bahaya

Romi J. by Romi J.
2 September 2021
Pidato Kenegaraan Jokowi, Mardani Ali Sera

Politik PKS Mardani Ali Sera. (Net)

115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus menyoroti ide amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Politisi PKS, Mardani Ali Sera mengatakan ditengah isu tiga periode saat ini, amandemen UUD 1945 menjadi ide yang bahaya. Apalagi, oposisi dan koalisi di DPR saat ini jomplang.

“Tp dalam kondisi isu tiga periode sudah berkembang serta perimbangan koalisi dan oposisi yang jomplang, ide amandemen amat bahaya. Belum lg di masa pandemi kita tidak bisa optimal mengadu argumen,” tulis Mardani di akun twitternya, @MardaniAliSera, Kamis 2 September 2021.

Ditegaskan Mardani, amandemen UUD 1945 sebenarnya bukanlah sesuatu yang haram. Bahkan, menurut dia, evaluasi memang harus selalu dilakukan.

“Memang evaluasi harus selalu dilakukan, amandemen juga bukan sesuatu yang haram,” tambah dia.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Partai Bulan Bintang (PBB), Afriansyah Ferry Noor mengatakan Presiden Jokowi menolak amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang kini tengah menjadi perhatian publik.

Jokowi, kata Afri, juga menolak masa jabatan presiden 3 periode.

Menurut Afri, PBB melalu ketua umumnya, Yusril Ihza Mahendra mengatakan siap membantu pemerintah jika ingin mengamandemen UUD 1945. Namun, Jokowi menolak dan mengatakan isu tersebut bisa melebar.

“Soal amandemen UUD saya enggak setuju. Takutnya melebar ke mana-mana. Soal 3 periode dan lain-lain’, gitu kata Pak Jokowi,” ujar Afri.

Jokowi, lanjut dia, menyerahkan semua urusan amandemen kepada MPR RI.

“Semua terserah di Senayan MPR. Beliau sampaikan begitu,” tambah dia. (bpc4)

Tags: amandemenPKSuud 1945
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Markarius Anwar Lantik Pengurus DPC dan Ketua DPRa PKS se-Kota Pekanbaru periode 2025-2030
Politik

Markarius Anwar Lantik Pengurus DPC dan Ketua DPRa PKS se-Kota Pekanbaru periode 2025-2030

...

Read moreDetails
Hendry Munief, Anggota DPR RI Fraksi PKS

Demi Label Kedaluwarsa, Seorang Pelaku UMKM Duduk di Kursi Terdakwa

Pilgub Riau 2024: Golkar dan PKS Resmi Usung Syamsuar – Mawardi

PKS pertimbangkan tawaran PAN

Ketua Bapilu PKS Riau: Kita Dukung dan Terima Pinangan Kader

gerindra pks

Gerindra Tegaskan “Kami tak Punya Masalah dengan PKS”

PKS pertimbangkan tawaran PAN

Apa Sikap PKS di Pemerintahan Prabowo-Gibran? 

Next Post

2 Burung di Riau yang Statusnya Terancam Punah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.