• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sepekan Dikepung Banjir, Warga Langgam Terisolir

Tim Redaksi by Tim Redaksi
27 November 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PANGKALAN KERINCI – Debit air yang tinggi disusul intensitas hujan yang juga tinggi menyebabkan Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan dan sekitarnya semakin terisolir. Banjir telah mengepung wilayah ini sejak sepekan terakhir.

Hingga hari ini, Kamis (27/11/2014), akses darat dari ibukota Pelalawan menuju kecamatan ini terputus. Akses darat yang bisa dilewati hanyalah melewati simpang Koran di Kabupaten Kuantan Singingi.

Itupun akses jalan di tanah bercampur sirtu dan bisa memakan waktu cukup panjang karena harus melintasi beberapa kabupaten.

Alhasil, satu-satu akses cepat yang bisa digunakan warga Langgam menuju ke kecamatan Pangkalan Kerinci adalah dengan menggunakan pompong. Namun itupun tidak mudah karena harus merogoh kocek cukup dalam.

Jalur air ini hanya sekali jalan saja dalam satu hari. “Untuk satu buah sepeda motor harus dibayar dengan harga Rp 150 ribu,” keluh salah seorang warga Langgam.

Dari data Lurah Kecamatan Langgam diketahui, jumlah warga yang menjadi korban Banjir mencapai 275 Kepala Keluarga (KK). Di Kelurahan Langgam banjir melanda di tiga RW dan tujuh RT. Begitu juga di Desa Muara Sako mayoritas rumah penduduk tergenang air.

Jon Abazar, Lurah Langgam mengakui sejak banjir melanda Langgam, harga kebutuhan pokok melejit. “Misalnya saja, untuk harga gas 3 kilogram sebelumnya, hanya Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu,” terangnya. (maulana)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

IPMRS Buka Posko Banjir di Depan UIR

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.