• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

PT RAPP Diduga Cemari Sungai, Masyarakat Desa Sering Resah

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 Maret 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PELALAWAN — Ratusan warga Desa Sering, Kabupaten Pelalawan, resah. Pasalnya, ratusan ikan di sungai dan kanal tempat biasa mereka mencari ikan untuk kebutuhan sehari-hari, sejak Selasa 23 Maret 2021 mati mengapung. Warga menduga matinya ikan akibat limbah PT RAPP.

Abdul Rahman K, Ketua Karang Taruna Desa Sering, Kabupaten Pelalawan, ketika ditemui bertuahpos.com mengatakan, matinya ratusan ikan di kanal pembuangan limbah PT RAPP, itu bermula Selasa 23 Maret 2021, ketika warga seperti biasa datang ke kanal untuk menjaring ikan. Namun warga terkejut melihat ratusan ikan sudah mati mengapung di kanal tersebut.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke warga lainnya di Desa. Ketika dilakukan pengecekan ternyata benar. Akibat kejadian ini, masyarakat ramai-ramai meminta pertanggungjawaban PT RAPP. 

“Masyarakat Desa Sering ini. umumnya nelayan. Matinya ratusan ikan itu membuat warga tidak bisa bekerja lagi mencari nafkah dari mencari ikan,” ujar Abdul Rahman.

Abdul Rahman mengatakan, masyarakat menduga itu akibat limbah PT RAPP. Karena kanal tersebut tempat RAPP membuang limbah dan selain PT RAPP tidak ada lagi perusahaan yang beroperasi di kanal tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Rini, Ketua Kelompok Nelayan Tualo Buayo, Desa Sering ketika ditemui Bertuahpos.com, menurutnya, di kanal lain yang bukan tempat buang limbah PT RAPP tidak ada ikan yang mati. 

“Banyak kanal di desa ni, kanal limbah PT RAPP saja yang mati, kanal PT Adei tak ado yang mati do,” ujarnya.

Abdul Rahman dan Rini, mengungkapkan, matinya ratusan ikan di kanal sungai tersebut bukan kali ini saja terjadi, tapi sudah beberapa kali terjadi. 

“Tahun ini memang baru ini terjadi, tapi dua atau tiga tahun lalu juga terjadi. Dah beberapa kali lah,” ujarnya.

Sementara pantauan di lapangan, hingga Rabu 24 Maret 2021, masih banyak ditemukan ikan mati dan ikan yang dalam keadaan mabuk di kanal tempat pembuangan limbah PT RAPP tersebut. 

Hal ini terlihat dari ikan yang diambil Dinas Perikanan Kabupaten Pelalawan di lokasi kanal untuk dijadikan sampel dan diuji laboratorium.

Terkait matinya ratusan ikan yang sudah berlangsung sejak dua hari ini, Humas PT RAPP, Budi Firmansyah dan Erik, ketika dicoba dikonfirmasi melalui selulernya tidak bersedia mengangkat. 

Sementara WhatsApp Bertuahpos.com diblokir oleh Budi Firmansyah, sehingga konfirmasi tertulis hanya centrang satu. Sementara konfirmasi melalui WhatsApp ke seluler Erik, namun hingga berita dirilis belum memberikan jawaban apapun. (bpc17)

Tags: april groupapril grupBerita Pelalawanikan matilimbah RAPPpencemaran sungaipt rapp
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk
Lingkungan

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

...

Read moreDetails
Pemukulan Bedug Sebagai Tanda Dibukanya MTQ Riau Komplek 2026 dengan Resmi oleh Bupati Pelalawan diwakili Asisten I Setda Kabupaten Pelalawan, H. Zulkifli

MTQ Riau Komplek 2026 Digelar, Semangat Generasi Qur’ani Terus Tumbuh

Ketua Kelompok Ternak Ingin Maju, Zaharatul Aini saat beraktivitas di kandang koloni ternak sapi di Desa Koto Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Dua Dekade Kelompok Ternak Ingin Maju Bertahan dan Berkembang di Koto Benai

Mahasiswa Desak Kepala Desa Lubuk Mandian Gajah Prioritaskan Perbaikan Jalan Antar Dusun

Mahasiswa Desak Kepala Desa Lubuk Mandian Gajah Prioritaskan Perbaikan Jalan Antar Dusun

Hipmawan Desak Pemkab Pelalawan Tertibkan Penggunaan Mobil Dinas Saat Cuti Lebaran

Hipmawan Desak Pemkab Pelalawan Tertibkan Penggunaan Mobil Dinas Saat Cuti Lebaran

Perayaan Hari Anak Nasional di RAPP Sarat Kegembiraan dan Inspirasi Menuju Indonesia Emas

Next Post

Australia Dalam Ancaman Laba-laba Mematikan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.