• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Peneliti LIPI Beberkan Bahaya Limbah Sawit, dapat Cemari Air dan Udara

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
13 Maret 2021
layar ponsel limbah sawit

Tandan kosong sawit

120
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Menurut Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bidang teknologi bersih Ajeng Arum Sari, ada keuntungan dan kerugian terkait kebijakan pemerintah mengeluarkan limbah sawit sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Limbah sawit yang disebut Spent Bleaching Earth (SBE) itu, merupakan jenis limbah kimia yang dapat mengakibatkan pencemaran air dan udara, hingga emisi gas rumah kaca, jika langsung dibuang ke tempat sampah tanpa diolah terlebih dahulu.

Limbah sawit adalah jenis limbah padat hasil penyulingan minyak kelapa sawit yang berasal dari industri pengolahan minyak hewani atau nabati. SBE berbentuk bubuk dengan komponen utama silika yang di dalamnya mengandung limbah minyak.

Bagi tubuh manusia, debu dalam limbah sawit berpotensi menyebabkan penyakit silikosis atau kelebihan debu bila terlalu sering dihirup.

“Oleh karena itu, dibutuhkan pengelolaan yang tepat dan cepat sehingga dampak limbah SBE tidak merugikan lingkungan dan masyarakat,” ujar Ajeng dalam keterangannya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu 13 Maret 2021.

Masalahnya, kata Ajeng, pengolahan limbah sawit atau SBE membutuhkan biaya yang mahal bila dikategorikan sebagai limbah yang berbahaya dan beracun.

“Ketika limbah SBE dikategorikan sebagai limbah B3 maka ada biaya pengolahan limbah B3 yang harus dikeluarkan di mana itu sangat besar,” kata dia.

Usai dicabut dari daftar limbah B3, pengolahan limbah SBE oleh pemerintah saat ini relatif lebih murah. Pemerintah kata dia bisa mengalokasikan biaya pengolahan limbah B3 sebelumnya untuk membuat produk lain.

Menurut Ajeng, SBE bisa dimanfaatkan untuk membuat produk bila dicampur dengan bahan lain, seperti biodiesel, pengganti agregat halus pada campuran beton, bahan baku briket, bahan baku bata merah, zat penyerap atau adsorben (RBE), dan pembuatan katalis.

“Penghematan ini bisa dipakai untuk pemanfaatan limbah SBE menjadi sebuah produk yang bermanfaat untuk masyarakat dan industri dan mendatangkan investor,” kata dia.

Usai mengeluarkan limbah batu bara sebagai limbah berbahaya, hal serupa dilakukan Presiden Joko Widodo terhadap limbah sawit. Keputusan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Aturan itu berubah dari Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014. Pada aturan yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, SBE masuk kategori limbah B3. (bpc2)

Tags: bahaya limbah sawitkebijakan limbah B3limbah sawitsawit
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI
Ekonomi

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

...

Read moreDetails
Pemprov Riau Bakal Keluarkan Rekomendasi Pencabutan IUP Terhadap PKS yang Tidak Taat Bayar Pajak

Pemprov Riau Bakal Keluarkan Rekomendasi Pencabutan IUP Terhadap PKS yang Tidak Taat Bayar Pajak

Harga Referensi CPO Februari 2025 Turun, Pemerintah Tetapkan Bea Keluar dan Pungutan Ekspor

Harga Referensi CPO Februari 2025 Turun, Pemerintah Tetapkan Bea Keluar dan Pungutan Ekspor

Harga CPO di Bursa Malaysia Melonjak, Ditopang Ekspektasi Penurunan Produksi

Harga CPO di Bursa Malaysia Melonjak, Ditopang Ekspektasi Penurunan Produksi

Harga CPO Tetap Ambruk Sepanjang Pekan Lalu Meski Ada Grafik Naik Tipis

Harga CPO Naik di Bursa Malaysia, Ditopang Prediksi Penurunan Produksi

Harga CPO Naik Tipis Berkat Kedelai dan Bunga Matahari, Mungkinkah Risiko Penurunan Akan Lebih Besar

Harga CPO di Bursa Malaysia Melejit Naik, Kontrak Januari 2025 Tembus 4.710 Ringgit

Next Post
Ruhut Sitompul

Dugaan Keterlibatan Megawati dalam Kudeta Demokrat, Ruhut Sitompul Langsung Respon

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.