• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perbankan Mulai Pangkas Bunga Deposito

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 Oktober 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Bank-bank yang masuk kelompok Bank Umum dengan katagori Usaha (BUKU) III, mulai memangkas bunga deposito sesuai instruksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank-bank yang bermodal inti Rp 5 triliun-Rp 30 triliun tersebut menggunting bunga deposito terhitung sejak 1 Oktober 2014.

Ambil contoh, Bank Tabungan Negara (BTN) telah menurunkan bunga deposito dari 10,25 persen menjadi 9,75 persen. “Kemarin, kami turunkan lagi, meskipun sebelumnya sudah kami turunkan sebelum OJK membuat ketentuan tersebut,” kata Maryono, Direktur Utama BTN, Kamis (2/10/2014).

Catatan saja, sebulan sebelumnya, emiten bersandi saham BBTN itu memang sudah menurunkan suku bunga deposito dari semula sebesar 11 persen menjadi 10,25 persen.

Kebijakan OJK tersebut, Kata Maryono, akan berdampak positif bagi perbankan lantaran bisa meredam perang suku bunga yang menyebabkan industri perbankan terbebani tingginya biaya dana (cost of fund). Biaya dana yang tinggi tersebut, tidak dipungkiri juga merupakan salah satu faktor yang turut menyandera rencana pengembangan dan ekspansi bisnis di industri perbankan.

Selain itu, penurunan biaya dana akan berdampak positif bagi pertumbuhan tingkat keuntungan bank. “Ini membuat kami yakin, net interest margin (NIM) kami akan membaik,” kata Maryono.

Sejalan dengan BTN, Bank Danamon juga mengaku telah menurunkan bunga deposito per 1 Oktober. “Sejak 1 Oktober, kami berlakukan efektif kepada seluruh cabang untuk memberikan bunga deposito maksimal 9,75 persen,” kata Vera Eve Lim, Direktur Keuangan Bank Danamon, kepada KONTAN, Kamis (2/10/2014).

Vera menegaskan, dirinya optimistis kebijakan OJK tidak akan menghalau pertumbuhan simpanan deposito. Sebab kelompok bank besar BUKU IV, kelompok bank dengan modal inti di atas Rp 30 triliun, dan kelompok BUKU III telah menguasai pangsa pasar di Indonesia. “Sehingga shifting funding ke Bank BUKU I dan BUKU II akan terbatas,” ujar Vera.

Setali tiga uang, Bank OCBC NISP juga telah menurunkan bunga deposito menjadi maksimal 9,75 persen. Bank ini kini justru lebih tertantang untuk terus menggalang komposisi dana murah atau current account saving account (CASA) yang bersumber dari giro dan tabungan. “Untuk bisa meningkatkan CASA pun, butuh lebih dari sekedar suku bunga untuk bisa bersaing,” kata Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP kepada KONTAN.

Tekan porsi deposito

Keinginan Parwati meningkatkan CASA tentu saja punya alasan kuat. Sebab, berdasarkan laporan keuangan per Juni 2014, portofolio pendanaan Bank OCBC NISP masih didominasi deposito. Jumlah setoran dana simpanan deposito nasabah OCBC NISP tercatat sebanyak 63 persen dari total DPK, yang sebesar Rp 71,35 triliun. Porsi itu meningkat cukup signifikan.

Lihat saja, pada akhir Juni 2013, porsi deposito OCBC NISP hanya sebesar 55 persen dari total DPK yang kala itu berjumlah Rp 57,89 triliun. Senada, Maryono ingin BTN secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap deposito sebagai sumber utama dana pihak ketiga (DPK).

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2014, komposisi deposito di BTN tercatat sebesar 55,49 persen dari total DPK, yang berjumlah Rp 101,35 triliun. Bandingkan dengan porsi deposito BTN per Juni 2013 sebesar 53,75 persen dari total DPK yang senilai Rp 82,66 triliun. Kenaikan komposisi deposito terhadap total DPK juga dialami Danamon.

Per Juni 2014, porsi deposito meningkat menjadi 56 persen dari total DPK yang sebesar Rp 110 triliun. Priode sama 2013, porsi simpanan deposito tercatat sebesar 55 persen dari total DPK yakni Rp 93 triliun.(Kompas)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

DD Riau Masih Terima Donasi Kurban

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.