• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

COVID-19: Obama Sindir Penanganan Corona di AS

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
9 April 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Mantan Presiden AS, Barack Obama melempar kritikannya atas gagalnya administrasi pemerintahan Donald Trump terhadap sistem pengujian virus corona baru yang belum memadai.

Barack Obama dalam cuitannya di Twitter; Social distancing membengkokkan kurva dan mengurangi tekanan pada profesional medis. Tetapi untuk mengubah kebijakan saat ini, kuncinya adalah sistem pengujian dan pemantauan yang kuat – sesuatu yangbelum kita lakukan di seluruh negeri. 

Komentar mantan orang nomor satu di AS itu senada dengan rekomendasi dari World Health Organization (WHO) yang menyatakan bahwa jarak sosial memang langkah yang efektif, tetapi harus dibarengi dengan pengetesan yang luas untuk melawan pandemi ini.

AS saat ini sedang berjuang untuk mengimplementasikan pengetesan dalam skala luas, yang sebagian besar disebabkan oleh respons awal yang telah dari pemerintahan dalam mempersiapkan kedatangan virus corona baru tersebut, seperti dikutip dari bisnis.com.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dilaporkan telah mengirim kit uji yang salah pada bulan Februari lalu, yang menyebabkan AS memiliki kurva kasus yang buruk. Anthony Fauci, Director National Institute of Allergy and Infectious Diseases juga menyatakan bahwa AS telah gagal dalam hal ini.

Baru-baru ini, sebuah laporan serius dari Department of Health and Human Services juga memperingatkan penundaan berulang dan adanya masalah pada pengujian di rumah sakit di AS serta kekurangan pasokan yang parah.

Adapun, Donald Trump seringkali merespons pernyataan tentang masalah pengujian virus corona dengan komentar yang tidak sesuai tentang ketersediaan tes. Pada 6 Maret misalnya, Trump mengatakan bahwa siapa pun yang membutuhkan tes bisa mendapatkannya, padahal hal itu tidak benar.

Pada sebuah konferensi pers dia juga mengklaim bahwa AS telah melampaui negara-negara lain dalam hal pengujian COVID-19 secara luas. “Kami telah melakukan 1,87 juta tes hingga saat ini. Pikirkan itu, 1 juta 870 ribu tes. Dan sekarang kami menampilkannya pada tingkat yang belum pernah dilihat siapa pun sebelumnya,” katanya.

Namun demikian, dengan jumlah total populasi Amerika Serikat yang mencapai angka 327 juta orang, dan baru kurang dari 2 juta orang yang dilakukan pengetesan, hal ini menempatkan AS berada jauh dari negara lain dalam hal pengujian virus per kapita.

Adapun, berdasarkan Worldometer hingga hari ini, Kamis (9/4) data statistik COVID-19 di Amerika Serikat telah mencapai angka lebih dari 430.000 kasus, dengan jumlah kematian sebanyak 14.000 kasus dan pasien sembuh sebanyak 22.000 kasus. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama
Nasional

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Next Post

In Memoriam, Foto Almarhum Glenn Fredly Masih Kecil Tertawa Bahagia Saat Diberi Hadiah Oleh Kak Seto

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.