• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Apa Saudi siap hadapi MERS di bulan haji?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 September 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, Para pejabat kesehatan di Arab Saudi telah melakukan yang bisa dikerjakan untuk mencegah munculnya wabah Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS) yang diakibatkan oleh virus corona pada musim haji bulan Oktober.

Di padang pasir di luar kota Jeddah, seekor unta besar dan kuat terlihat dielus dan dicium gembalanya Abdel Salam Youssof.

Unta diyakini sumber salah satu virus pembunuh terbaru dunia, MERS.

Pada unta, virus ini menyebabkan flu ringan, tetapi pada manusia MERS dapat membunuh.

Virus ini membunuh 302 orang di Arab Saudi sedang pertama kali muncul di tahun 2012. Lebih 723 orang terinfeksi.

Gejalanya adalah demam, batuk dan sesak nafas. MERS dapat menyebabkan pneumonia dan gagal ginjal.

Hampir 40% yang terinfeksi meninggal dan sebagian besar sudah mengalami masalah kesehatan lain.

Musim haji

Sekarang dengan sekitar dua juta jemaah siap melakukan ibadah haji tahunan di Mekkah, muncul kekhawatiran akan terjadi wabah besar.

Kebanyakan korban terkena Klik MERS bukan dari binatang di padang pasir. Mereka terinfeksi di rumah sakit.

Buruknya pengawasan infeksi di bangsal menyebabkan orang yang datang ke rumah sakit dengan MERS akan segera menyebarkannya ke pasien lain dan pekerja kesehatan.

Staf tidak melakukan langkah dasar seperti mencuci tangan saat menangani pasien dan tidak memakai masker dengan baik.

Peningkatan kasus, 18 bulan setelah wabah, menyebabkan Raja Saudi mem-PHK menteri kesehatan dan pejabat kesehatan lainnya.

Sejak saat itu keadaan membaik dan jumlah kasus menurun.(bbc)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Hingga 2025, RI Butuh Investasi Rp 4.700 Triliun

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.