• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Target Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal Sasar Korporasi Ataukah Perorangan?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
13 Agustus 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Gubernur Riau, Syamsuar meluruskan Tim Terpadu penertiban lahan ilegal lebih akan menyasar pihak-pihak korporasi sawit ataupun Hutan Tanaman Industri yang selama ini dianggap melakukan kegiatan operasional tanpa izin (ilegal). 

“Tadi saya sudah sampaikan bahwa tim ini jangan mengurus masalah petani kecil. Urus yang besar-besarlah (korporasi) meski targetnya pada perorangan. Ending-nya yang besar-besarlah. Meskipun saat ini saya belum bisa mengatakan bahwa sepenuhnya korporasi,” ungkapnya, Senin, 12 Agustus 2019.

Syamsuar juga mengatakan, di luar itu juga tidak menutup kemungkinan ada perorangan yang memiliki lahan perkebunan kelapa sawit dengan jumlah besar, misalkan hingga seribu hektar. Tim yang diketuai oleh Wakil Gubernur Riau ini, bekerja berangkat dari data awal yang dipaparkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.

Meski sudah diketahui data awal sekitar 1,2 juta lahan ilegal, kata Syamsuar, tindak lanjut terhadap data tersebut nantinya berupa kegiatan tinjau lokasi oleh tim terhadap titik-titik lahan yang dicurigai berstatus ilegal. Sementara terhadap siapa yang menguasai lahan nantinya juga akan ditinjau kembali statusnya, apakah mereka memang sudah lama mengelola lahan dan status domisilinya jelas.

Terhadap perorangan yang menguasai lahan seperti ini, dilanjutkan Syamsuar bisa saja dicarikan alternatif lain dengan berbagai program yang sudah digagas pemerintah, seperti TORA ataupun perhutanan sosial. “Sebaiknya kita tunggu saja tim ini bekerja,” katanya.

Baca : Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal Dibagi dalam Tiga Bagian

Dia menambahkan, pekerjaan ini sebenarnya sudah dilalukan sejak setahun yang lalu oleh instansi terkait lainnya, seperti DPRD Riau. Meski awalnya ditemukan adanya potensi 1,2 juta hektar lahan ilegal, terhadap perkembangannya saat ini tetap harus dilakukan peninjauan kembali. Sebab luasanya bisa saja bertambah, atau mungkin berkurang.

Syamsuar hingga saat ini belum bisa memastikan kapan persisnya tim ini akan turun ke lapangan untuk melakukan hal itu. Sebab masih ada tugas tim kecil untuk melakukan pemetaan, karena masalah ini berkaitan dengan banyak instansi.

“(Gambaran potensi PAD) belum bisa lagi. Kalau nanti ini berhasil banyak dapat (PAD). Tapi kan saya belum tau, tadikan sudah saya bilang, pekerjaan ini sudah lebih satu tahun. Bisa bertambah bisa berkurang. Berkurang dalam artian kalau memang sudah ada sebagian yang sudah mengurus izinnya,” sambungnya.

Dijelaskan Syamsuar, untuk kriteria kebun ilegal yang akan digarap oleh tim ini, yakni lahan perkebunan yang berada di dalam kawasan hutan, atau lahan perkebunan di luar kawasan hutan dan atau lahan yang tidak mengantongi izin sama sekali. Misalnya untuk lahan yang berada di kawasan hutan, sebenarnya bisa digarap asal ada izin usaha pinjam pakai. Sementara di luar kawasan hutan pihak bersangkutan harus mengantongi HGU. (bpc3) 

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Karena Masalah Tenda dan Toilet, Indonesia Minta Saudi Segera Renovasi Mina

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.