• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Walhi Sebut Masyarakat Adat Masih Disalahkan untuk Kebakaran Hutan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
24 Juli 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Walhi menyebutkan bahwa masyarakat adat masih disalahkan untuk kebakaran hutan dan lahan. Yang menyalahkan masyarakat adat ini adalah pemerintah sendiri.

Hal tersebut diungkapkan peneliti hutan gambut Walhi, Eko Cahyono. Menurut Eko, masih ada tuduhan bahwa masyarakat adat adalah bagian dari masalah kebakaran hutan.

“Masalahnya adalah masih ada menuduh masyarakat adat sebagai bagian dari masalah kebakaran hutan itu sendiri,” kata Eko, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu 24 Juli 2019.

Menurut Eko, masyarakat ada melakukan pembakaran hutan dengan aturan kearifan lokalnya. Bahkan, pembakaran tersebut dijaga dari pagi hingga sore.

“Ada batasnya untuk dibakar. Dijaga, dari pagi sampai sore. Kalau mereka pergi, apinya dipadamkan,” tambah Eko.

Eko juga mengatakan ada pengusiran terhadap masyarakat adat yang ada di lahan gambut di sejumlah daerah. Pengusiran ini membuat masyarakat adat kehilangan sumber ekonominya, yang berasal dari berladang.

Walhi mencatat ada 40 kasus dugaan kriminilisasi terhadap masyarakat adat, hanya pada kurun waktu 2015 hingga 2016. Namun, yang tuntas hanya empat kasus.

Hal senada juga pernah dikatakan Jikalahari. Koordinator Jikalahari, Made Ali mengatakan tak ada kasus kebakaran hutan yang disebabkan masyarakat adat. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Daerah Kesulitan Susun RTRW Karena Tabrakan Aturan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.