• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Penyebab Sulitnya Padamkan Karhutla di Riau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 Juli 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pemadaman api saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut Riau diakui BNPB sangat sulit. Api yang padam ternyata hanya bersifat sementara, sementara didalam lapisan gambut masih ada bara api.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Doni Monardo mengatakan penyebabnya adalah  kedalaman gambut di Indonesia yang sangat tebal. Menurut Doni, kedalaman gambut di Indonesia bahkan bisa mencapai 36 meter.

“Kalau diluar negeri, gambut itu cuma dua meter. Tapi kalau di Riau, kedalamannya bisa 20 sampai 36 meter,” kata Doni.

Dengan kedalaman yang mencapai 36 meter tersebut, usaha memadamkan api di lahan gambut Riau menjadi sangat sulit. Seperti saat upaya pemadaman dengan helikopter water bombing, yang ternyata tidak efektif.

“Kita jatuhkan lima ton air dengan cara water bombing. Itu hanya bisa memadamkan sementara saja, tak bisa memadamkan api secara keseluruhan. Karena didalamnya masih ada bara,” jelas dia.

Maka, cara yang paling efektif menurut Doni adalah langkah preventif, dengan mencegah terjadi kebakaran hutan dan lahan. Menurut dia, 99 persen kebakaran yang terjadi disebabkan manusia.

“Maka, pencegahan pertama itu adalah manusianya dulu, agar tak lagi ada kebakaran hutan dan lahan,” pungkas Doni. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama
Nasional

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Next Post

Business Package 3D2N Batiqa Hotel Pekanbaru, Gratis Antar Jemput ke Kantor

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.