• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Terbangkan Presiden dari Tokyo ke Biak, Pilot Ini Diangkat Jadi Menteri Soekarno

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Mei 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Januari 1965, Presiden Soekarno melakukan lawatan kenegaraan di Jepang. Namun, saat akan kembali ke Indonesia, bagian keamanan memberitahukan bahwa rute kembali seperti Okinawa, Hongkong, dan Manila tidak aman.

Pesawat Presiden mempunyai rute lain, yakni menghindari terbang diatas tiga kota tersebut, dan terbang lurus dari Tokyo langsung ke Biak, Papua. Ini artinya, pesawat presiden akan terbang tanpa henti melewati Samudera Pasifik.

Soekarno segera memanggil sang pilot yang bernama Kapten Partono. Soekarno mempertanyakan apakah sang pilot mampu membawa pesawatnya melewati rute langsung Tokyo-Biak.

Lazimnya, penerbangan langsung seperti itu, haruslah didahului dengan beberapa kali penerbangan penjajakan. Apalagi, pesawat tersebut membawa presiden.

Tak disangka, Kapten Partono menyanggupinya. Maka, tanpa persiapan sebelumnya, penerbangan pesawat Kepresidenan RI dilakukan diam-diam dengan rute Tokyo-Biak.

Penerbangan ini dilakukan pada malam hari pada tanggal 20 Januari 1965, dan tiba dengan selamat di Biak pada subuhnya. Dari Biak, Presiden Soekarno pindah pesawat dan terbang ke Jakarta dengan selamat.

Atas keberanian Kapten Partono mengambil resiko, Kapten Partono diangkat oleh Soekarno jadi Menteri Perhubungan dalam Kabinet Dwikora. Partono menjabat dari 2 April 1965 sampai 28 Maret 1966, dikutip dari Historia.id. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook
Teknologi

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

...

Read moreDetails
Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Harga CPO Diprediksi Naik Minggu Depan, Konflik AS-Iran Jadi Pendorong Utama

Biodiesel dan El Niño Bakal Topang Harga CPO hingga 2027

Next Post

Proyek Dispora Riau yang Dikorupsi Banyak Titipan Komisi E DPRD Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.