Dari Malaysia Ke UIN Suska, Sepenggal Cerita Fizi Menggali Ilmu di Negeri Melayu

Jumat, 13 Oktober 2017 13:49
Dari Malaysia Ke UIN Suska, Sepenggal Cerita Fizi Menggali Ilmu di Negeri Melayu
foto/mg2

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Fizi Imran. Dia barasal dari Negara Malaysia yang kini menimba ilmu di UIN Suska. Perbedaan adat dan bahasa tentunya menjadi masalah besar baginya dalam perjalanan menimba ilmu. Namun dari situlah dia mendapat segudang pengalaman. 

Kepada bertuahpos.com, Fizi bercerita banyak bagaimana sulitnya dia berkomunikasi. Bahkan hampir di semua mata kuliah dia sering kebingungan untuk mencerna maksud uraian materi dosen. Namun itu sangat menyenangkan baginya. "Bagi saye, pengalaman itu penting," ungkapnya dengan logat khas Malaysia. 

Mahasiswa kelahiran 1995 itu akrab disapa Fizi. Nama ini juga mengingatkan pada serial kartun terkenal Upin dan Ipin. Sebab salah seorang teman si kembar ini bernama Fizi. Cara bicaranya pun sama persis.

Di mata Fizi, orang Riau itu ramah, bersahaja dan mudah untuk diajak berteman. "Tak macam Malaysia  tengok harte lalau bekawan. (Berbeda dengan Malaysia yang selalu memandang harta kalau berteman-red)," katanya. 

Bagi Fizi, Indonesia suatu negara yang unik dan negara yang mudah akan pendidikan. Kalau di Negara kelahiranya untuk mendapat gelar S1 harus diploma dulu. Ambil diploma pun tidak mudah, sama dengan ambil S1 kalau di Indonesia. 

"Ada empat syarat ambil diploma,  ujian lisan selama dua hari, ujian interview ditanya kenape nak ambil diploma,  ape alasannya,  habis tu ujian tulisan, kemudian di Malaysia mahal tak macam Indonesia, murah," katanya. 

Di Indonesia Fizi tinggal bersama keluarganya. Fizi mahasiswa UIN Suska Riau semester pertama dengan jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. 

Fizih memilih kuliah di UIN Suska Riau karena baginya ilmu yang mempelajari agama di UIN bagian-bagiannya banyak. "dan saye nak di UIN, sebab saye nak di Riau. Di UIN tinggal milih jurusan nak ke mana," ungkapnya.

Fizi masuk UIN menggunakan jalur Internasional dengan persyaratan Ijazah,  foto rumah,  foto lengkap Fizi, dan tidak pakai tes ujian. 

"Segale macam gambar. Banyak gambar saye. Saye bagi-bagi, mintak pelik-pelik aje," ungkap Fizi. 

Sulit untuk Fizi menyesuaikan diri di Indonesia dengan suhu di Indonesia lebih panas. Dia mengumpamakan, panas itu ibarat matahari hanya sejengkal dari atas kepala. 

Berbahasa Indonesia masih sangat sulit bagi Fizi.  Seperti saat memasuki kelas  Fizi tidak paham apa yang diucapkan dosen bahkan dia dan semua teman Malaysia-nya di hukum  dosen untuk membuat resume sebanyak 50 rangkap. 

"Bahasa dari dosen tu tak paham lah. Di hukum nulis 50 rangkap, semua budak Malaysia kenak 50 rangkap tulis tangan," ucapnya sambil tertawa.

Kalau dari sisi makanan, tidak ada banyak masalah yang dia hadapi. Fizi paling suka dengan lotek, lontong pecel dan lontong sayur.

"Kalau nasi padang saye tak nak. Bosan Saye. Sebab di sane (Malaysia) juge ade. Cuma di sane mahal delapan ringgit (Rp.24.000-red) sebungkus. Kalau di sini cuma 3 ringgit (Rp.9.000-red) sebungkus. Tak nak lah, kalau makan nasi padang. Bosan," katanya. 

Di sini, dia lebih tertarik berteman dengan mahasiswa lokal ketimbang mahasiswa asal negaranya. Sebab masalah bahasa menjadi alasan kuatnya untuk berbaur dengan mahasiswa lokal. Sementara jika dia berbaur dengan mahasiswa dari Malaysia, dia yakin pengetahuannya soal bahasa tidak akan berkembang. (mg2)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Larikan Satu Truk Sawit, Wesly Dikejar Polisi Hingga ke Sumut
Selasa, 17 Oktober 2017 16:25

Larikan Satu Truk Sawit, Wesly Dikejar Polisi Hingga ke Sumut

Polisi menahan Wesly Siarait dan Borju Simanjuntak karena dia diduga telah melakukan penggelapan satu unit Mobil Dump Truck merek Isuzu dengan plat polisi BM 9084 BD.

Dikabarkan Pilih Firdaus, Toni Hidayat: Demokrat Masih Survei
Selasa, 17 Oktober 2017 16:15

Dikabarkan Pilih Firdaus, Toni Hidayat: Demokrat Masih Survei

Ketua tim penjaringan gubernur dan wakil gubernur partai Demokrat, Tony Hidayat membantah isu kalau udah memilih Firdaus sebagai jagoannya di pilgubri 2018 nanti. 

Pemkab Lakukan MoU dengan Polres Inhil Tentang Penerimaan Calon Polri
Selasa, 17 Oktober 2017 16:05

Pemkab Lakukan MoU dengan Polres Inhil Tentang Penerimaan Calon Polri

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Lakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Polres Inhil tentang Penulusuran dan Pembinaan Siswa/i yang berprestasi dalam penerimaan Calon Anggota Polri di Aula Bappeda. 

10 Parpol Belum Lengkapi Persyaratan, KPU Pekanbaru Beri Tenggat Hingga Pukul 12 Malam
Selasa, 17 Oktober 2017 15:52

10 Parpol Belum Lengkapi Persyaratan, KPU Pekanbaru Beri Tenggat Hingga Pukul 12 Malam

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru memberikan waktu hingga pukul 12 malam nanti, bagi partai yang belum melengkapi dokumen persyaratan peserta pemilu 2019.

VIVO, Handphone yang Digadang-gadang Kalahkan OPPO
Selasa, 17 Oktober 2017 15:38

VIVO, Handphone yang Digadang-gadang Kalahkan OPPO

Vivo V7+ gegerkan para penggemar Selfi. Pasalnya dengan layar seluas 5.99 inchi, gadget lovers dibuat tergila-gila oleh tampilan nan langsing dan menawan itu.

Mabes Polri Serahkan Tersangka 'Sarachen' ke Kejari Pekanbaru
Selasa, 17 Oktober 2017 15:28

Mabes Polri Serahkan Tersangka 'Sarachen' ke Kejari Pekanbaru

Penyidik Mabes Polri menyerahkan Muhammad Abdullah Harsono, salah seorang komplotan sarachen, yang menebar informasi hoax dan penebar kebencian melalui media sosial, ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Selasa (17/10/2017). 

Sepi Pengunjung, Sponsor UIN Suska Riau Expo: Belajar Dari Kesalahan Tahun Ini
Selasa, 17 Oktober 2017 15:18

Sepi Pengunjung, Sponsor UIN Suska Riau Expo: Belajar Dari Kesalahan Tahun Ini

Ketidaksiapan panitia dalam melaksanakan iven UIN Suska Riau Expo 2017 menjadi pekerjaan rumah untuk tahun selanjutnya.

Wapresma UIN : Jokowi Pemimpin yang Paling Kuat Hancurkan Rakyat
Selasa, 17 Oktober 2017 15:02

Wapresma UIN : Jokowi Pemimpin yang Paling Kuat Hancurkan Rakyat

20 Oktober 2017 mendatang, tepat 3 tahun sudah Presiden Joko Widodo beserta wakilnya Jusuf Kalla (JK), memimpin Indonesia. Terkait 3 tahun kepemimpinan Jokowi 

Sekdaprov Riau: Bantuan Rumah Ibadah Butuh Aturan Jelas
Selasa, 17 Oktober 2017 14:32

Sekdaprov Riau: Bantuan Rumah Ibadah Butuh Aturan Jelas

Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi mengatakan Pemprov Riau bisa saja mengucurkan bantuan, untuk rumah ibadah asal ada kekuatan hukum jelas dalam penyalurannya. 

Hari Keempat Riau Expo 2017 Sepi Pengunjung
Selasa, 17 Oktober 2017 14:20

Hari Keempat Riau Expo 2017 Sepi Pengunjung

Riau Expo 2017 yang digelar dari tanggal 14 hingga 20 Oktober di SKA Co Ex, sepi pengunjung.