Potret Buram Pasar Cik Puan yang Termakan Masa

Sabtu, 07 Januari 2017 00:00
Potret Buram Pasar Cik Puan yang Termakan Masa
Aktifitas di Pasar Cik Puan Pekanbanbaru (Foto: Istimewa)

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU TEMPO DULU - Seyogyanya pasar merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Dalam teori ilmu ekonomi, pasar berkaitan dengan kegiatannya, bukan tempatnya.

Adapun ciri khas sebuah pasar adalah adanya kegiatan transaksi atau jual beli. Hal inilah yang ingin direalisasikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dalam pembangunan Pasar Cik Puan Pekanbaru.

Namun hal ini tidak terealisasikan hingga kini. Banyak sumber menyebutkan, Pasar baru Cik Puan Pekanbaru kini nasibnya terbengkalai. Dibangun sejak tahun 2010, pasar yang rencananya akan dibangun dua lantai ini terhenti pembangunannya sejak 2012 silam.

Tepaatnya ditahap proses pembangunan rangka bangunan. Padahal awalnya pasar baru Cik Puan ini diproyeksikan untuk menggantikan Pasar lama Cik Puan yang sudah ada sejak tahun 1970, yang terhitung sudah mengalami sembilan kali kejadian kebakaran.
 
Padahal dana yang sudah dihabiskan sudah sangat banyak. Terhitung sudah mencapai Rp 20 miliar lebih. Dalam APBD 2010-2011, perencanaannya pembangunan gedung pasar baru Cik Puan sampai selesai akan menghabiskan dana mencapai Rp 50 miliar.

Kini, gedung baru Pasar Cik Puan Pekanbaru, yang berlokasi di tengah kota, tepatnya di Jalan Tuanku Tambusai atau radius 200 meter dari Kantor Wali Kota Pekanbaru ini, hanyalah gedung tua besar yang tidak terurus lagi.

Rangka-rangka besar yang telah dibangun kini kondisinyapun sudah keropos dan berlumut karena selalu terkena hujan. Bahkan di beberapa titik gedung Pasar Cik Puan terdapat genangan air. Baik dilantai dasar maupun lantai atas gedung.

Pantauan Bertuahpos.com, kondisi gedung baru Pasar Cik Puan yang hanya rangka bangunan, dimanfaatkan oleh pedagang yang berjualan untuk memarkirkan kendaraan mereka di lantai satu pasar. Namun lain halnya di lantai dua, diatas banyak ditemukan

serpihan kaca botol bekas minuman keras serta beberapa puntung rokok. Selain itu juga ditemukan beberapa botol bekas obatanti gigitan serangga dan nyamuk. Bahkan juga ditemukan beberapa gelandangan yang sedang tertidur dilantai dua Pasar Cik Puan. Hal ini dibenarkan oleh salah seorang warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya. Dia mengatakan bahwa gedung baru Pasar

Cik Puan jika malam hari bagaikan hotelnya para gelandangan. Karena banyaknya gelandangan yang datang ke gedung Pasar Cik Puan untuk tidur di lantai dua gedung.

Ini sangat disayangkan, gedung baru Pasar Cik Puan yang diharapkan bisa menjadi wadah baru bagi penjual dan pembeli agar lebih nyaman dalam bertransaksi, kini nasibnya menjadi hotel prodeo para gelandangan. Begitulah sekelumit gambaran Pasar Cik Puan, yang saat ini abai dan termakan masa.

Penulis: Teguh Asrin

TRAVELLING

Berita Terkini

Pemkab Rohil Sediakan Beasiswa S1 di Empat Kampus Bergengsi di Indonesia
Jumat, 28 April 2017 22:06

Pemkab Rohil Sediakan Beasiswa S1 di Empat Kampus Bergengsi di Indonesia

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Pendidikan mengungkapkan bahwa, Pemkab Rohil menyediakan empat kampus top bagi para siswa lulusan SMA sederajat

2 Putera Riau Terpilih Sebagai The Big And Best 10 Human Capital Director Indonesia 2017
Jumat, 28 April 2017 21:01

2 Putera Riau Terpilih Sebagai The Big And Best 10 Human Capital Director Indonesia 2017

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri hadir dan memberikan sambutan dalam ajang Indonesia Human Capital Award ( IHCA)2017 pada tanggal 28 April 2017

Tersentuh Dengar Lantunan Al Qur'an, Gadis Tionghoa Masuk Islam
Jumat, 28 April 2017 19:59

Tersentuh Dengar Lantunan Al Qur'an, Gadis Tionghoa Masuk Islam

Usai shalat Jumat (28/4/2017), dengan sumringahnya memakai mukena putih bermotif brokat pink, wajah  sang gadis keturunan Tionghoa itu memasuki masjid

Meski Sedikit, Perceraian di Usia Dini Ada Terjadi di Pekanbaru
Jumat, 28 April 2017 18:25

Meski Sedikit, Perceraian di Usia Dini Ada Terjadi di Pekanbaru

Dari data kasus perceraian tahun 2016 yang lalu, angka perceraian pada usia dini, masih terbilang sedikit.

SMA Favorit Kecamatan Pujud Hanya Kirimkan Satu Siswa Calon Penerima BUD IPB
Jumat, 28 April 2017 18:10

SMA Favorit Kecamatan Pujud Hanya Kirimkan Satu Siswa Calon Penerima BUD IPB

SMA N 1 Pujud merupakan salah satu sekolah favorit yang berada di Kecamatan Pujud.

Ustaz Arif: Bencana Alam yang Ada Hukuman dari Allah
Jumat, 28 April 2017 18:00

Ustaz Arif: Bencana Alam yang Ada Hukuman dari Allah

Bencana alam yang menimpa kita beberapa belakangan ini merupakan hukuman dari Allah.

Sebanyak 26 Siswa se Kabupaten Rokan Hilir Ikut Seleksi BUD IPB
Jumat, 28 April 2017 17:50

Sebanyak 26 Siswa se Kabupaten Rokan Hilir Ikut Seleksi BUD IPB

Sebanyak 26 siswa se Kabupaten Rokan Hilir pada hari ini Jumat (28/4) mengikuti seleksi Beasiswa Utusan Daerah (BUD) untuk Perguruan Tinggi Institut Pertanian Bogor di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir.

Lima Kakan Kemenag di Riau Dilantik
Jumat, 28 April 2017 17:40

Lima Kakan Kemenag di Riau Dilantik

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs Ahmad Supardi, MA melakukan pelantikan Kakan Kemenag di lima daerah.

Bagi-bagi Nasbung, Kapolres Kampar Sambangi Petugas Kebersihan dan Tukang Becak
Jumat, 28 April 2017 17:30

Bagi-bagi Nasbung, Kapolres Kampar Sambangi Petugas Kebersihan dan Tukang Becak

Jumat (28/4/2017), Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK memimpin kegiatan Jumat Barokah bersama petugas kebersihan dan tukang becak yang diadakan di Taman Kota Bangkinang.

Kejati Riau Terus Didesak Tuntaskan Dugaan Korupsi 2 RTH
Jumat, 28 April 2017 17:20

Kejati Riau Terus Didesak Tuntaskan Dugaan Korupsi 2 RTH

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau terus mendapat desakan agar segera menuntaskan dugaan kasus korupsi pada 2 Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pekanbaru, yakni RTH Integritas di Jalan A Yani dan RTH Kaca Mayang di Jalan Sudirman, Pekanbaru.