Pemkab Inhil Diminta Ekspose Potensi Kelapa Secara Kontinyu oleh Tim Nawacita

Senin, 16 Oktober 2017 17:34
Pemkab Inhil Diminta Ekspose Potensi Kelapa Secara Kontinyu oleh Tim Nawacita
Foto: istimewa

BERTUAHPOS.COM (BPC), INHIL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk melakukan ekspose potensi kelapa secara kontinyu oleh tim Nawacita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan di Aula Hotel Pangeran, Pekanbaru, Sabtu (14/10) yang lalu. 

Dalam diskusi tersebut, Bupati Inhil memaparkan secara detail, tentang potensi kelapa yang ditunjang oleh areal perkebunan yang begitu luas, bahkan diketahui sebagai kabupaten dengan hamparan perkebunan kelapa terluas dunia.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menjelaskan atas kerusakan yang dialami oleh sekitar 20 persen areal perkebunan kelapa rakyat yang memerlukan penanganan serius. Ia juga mengatakan pihaknya (Pemkab Inhil) membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk persolaan perkebunan kelapa rakyat tersebut.

Tidak lupa, bupati meminta kepada Pihak Pemerintah Pusat merumuskan regulasi untuk melakukan standardisasi harga jual kelapa dan menggelontorkan sejumlah dana APBN guna memberikan stimulus bagi perkembangan sektor perkebunan kelapa Kabupaten Inhil. 

"Semoga harapan ini bisa dapat terwujud guna mengatasi beberapa kendala yang tidak dapat diatasi oleh Pemerintah Kabupaten Inhil," pinta bupati.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin menyebutkan, Inhil, bukan hanya sebatas kebutuhan akan pengembangan potensi sektoral. Namun juga memerlukan pembangunan yang berorientasi pada infrastruktur wilayah, seperti jalan, jembatan, dermaga serta sarana dan prasarana publik yang bersifat fisik.

"Pembangunan jalan, jembatan dan dermaga tentunya bertujuan untuk menunjang bidang transportasi, meningkatkan konektivitas antar wilayah dalam Kabupaten Inhil yang memiliki jarak tempuh relatif jauh. Ini juga menjadi kebutuhan utama masyarakat Inhil," ungkap Sekda.

Usai mendengarkan pemaparan oleh Bupati Inhil dan Sekda, Tim Nawacita Presiden Jokowi memberikan respons positif atas potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Inhil. Maka itu, tim Nawacita pun merekomendasikan beberapa hal yang mesti dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil, yakni membuat grand desain pengembangan produk kelapa terpadu dengan pendampingan investor, menciptakan kawasan agro - wisata serta membentuk Focus Group Discussion (FGD) Nasional.

Selain itu, untuk mendapatkan pembiayaan melalui APBN, menurut Tim Nawacita, Pemerintah Kabupaten Inhil perlu menyampaikan surat kepada kementerian, terkait agar dapat menjadi perhatian sekaligus menyampaikan tembusannya kepada Presiden agar tim nawacita juga dapat memberikan masukan kepada Presiden. (Adv)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Mangga Vs Alpukat, Sensasi Minum Dalam Satu Gelas
Kamis, 23 November 2017 15:32

Mangga Vs Alpukat, Sensasi Minum Dalam Satu Gelas

Menikmati dua sajian minuman segar dengan satu gelas serta harga terjangkau? Bisa anda temukan di cafe dengan konsep game di Jalan Mangga, Sukajadi. 

Belum Kembalikan Mobdin, Tunjangan Transportasi Dewan Belum Bisa Dicairkan
Kamis, 23 November 2017 15:06

Belum Kembalikan Mobdin, Tunjangan Transportasi Dewan Belum Bisa Dicairkan

Tunjangan transportasi sebesar Rp 17 juta perbulan belum bisa dicairkan sebelum pengembalian mobil dinas (mobdin) oleh DPRD Provinsi Riau.

Syamsuar Berpeluang Kalahkan Andi Rachman
Kamis, 23 November 2017 14:58

Syamsuar Berpeluang Kalahkan Andi Rachman

Syamsuar punya peluang menang dalam Pilgub 2018 nanti dan bisa kalahkan Arsyadjuliandi Rachman. Namun kini gejolak politik memang belum terlalu terlihat. 

Jelang Akhir Tahun, Audit Keuangan 4 BUMD Riau Belum Juga Kelar
Kamis, 23 November 2017 14:45

Jelang Akhir Tahun, Audit Keuangan 4 BUMD Riau Belum Juga Kelar

Proses audit pengelolaan keuangan terhadap 4 badan usaha milik daerah (BUMD) Riau masih dilakukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau

Tahun 2026 Hotel Aryaduta Tak Lagi Punya Lippo Karawaci
Kamis, 23 November 2017 14:35

Tahun 2026 Hotel Aryaduta Tak Lagi Punya Lippo Karawaci

Dalam kontrak awal, antara Pemprov Riau dengan pihak Lippo Karawaci, menyepakati bahwa kepemilikan Hotel Aryaduta punya batas akhir hingga tahun 2026.

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi
Kamis, 23 November 2017 14:25

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau punya harapan besar kenaikan UMK 8,71% bisa memberi dampak terhadap perbaikan ekonomi, meski itu tidak begitu signifikan.

Koalisi untuk Pilgubri 2018, PDI Perjuangan: Kita Intensif Komunikasi dengan Beberapa Partai
Kamis, 23 November 2017 14:15

Koalisi untuk Pilgubri 2018, PDI Perjuangan: Kita Intensif Komunikasi dengan Beberapa Partai

Menghadapi Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018, PDI Perjuangan menyebutkan bahwa sudah menjalin komunikasi yang intensif dengan beberapa partai.

Tahun Politik, Apindo Riau Ingin Situasi Daerah Kondusif Agar Investasi Masuk
Kamis, 23 November 2017 14:05

Tahun Politik, Apindo Riau Ingin Situasi Daerah Kondusif Agar Investasi Masuk

Kondusifitas Riau dianggap sebagai tolak ukur penting bagi investor untuk melakukan penanaman modalnya. Meskipun sebentar lagi Riau masuk dalam tahun politik.

Tiba di Balai Adat Melayu, Wawako Disambut Silat Tradisional Melayu
Kamis, 23 November 2017 13:52

Tiba di Balai Adat Melayu, Wawako Disambut Silat Tradisional Melayu

Setibanya di Balai Adat Melayu, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, langsung disambut dengan pertunjukan silat tradisional Melayu, Kamis (23/11/2017).

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi
Kamis, 23 November 2017 13:46

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau punya harapan besar kenaikan UMK 8,71% bisa memberi dampak terhadap perbaikan ekonomi, meski itu tidak begitu signifikan.