Pabrik Pupuk Sriwijaya Diresmikan Dahlan Iskan

Rabu, 17 April 2013 23:44

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan baru saja meresmikan pabrik pupuk milik PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) di Palembang, Sumatera Selatan pagi tadi. Pembangunan pabrik baru ini akan meningkatkan kapasitas pupuk perseroan dan dalam rangka memenuhi kebutuhan pasokan pupuk nasional.

Direktur PT Pupuk Indonesia Arifin Tasrif mengatakan tahun ini perseroan akan membangun empat pabrik pupuk baru. Dua pabrik sudah resmi dibangun, satu pabrik dibangun di Kalimantan Timur dan satu pabrik baru diresmikan hari ini.

“Pabrik pupuk yang baru ini menghasilkan 990.000 ton pupuk per tahun dengan konsumsi gas 25 MMBU. Sedangkan pabrik Pusri yang lama menghasilkan pupuk 570.000 ton per tahun dengan konsumsi gas 38 MMBU,” kata Arifin dalam siaran pers di Jakarta, Senin (8/4/2013).

Dengan kondisi ini, pabrik baru tersebut nantinya akan mampu meningkatkan kapasitas produksi namun mampu menekan konsumsi penggunaan gasnya. Selain itu, pabrik pupuk baru ini juga lebih ramah lingkungan karena menggunakan teknologi baru yang lebih efisien.

Baca: Potensi Bisnis Ikan Cupang Kian Menggeliat di Pekanbaru

Arifin menambahkan total produksi pupuk dari Pusri saat ini 2,226 juta ton per tahun dan akan meningkat menjadi 2,8 juta ton per tahun pada 2015. Tentunya dengan penambahan kapasitas dari pabrik baru tersebut. “Pembangunan pabrik baru ini lebih ramah lingkungan, meminimalkan penggunaan gas dan energi serta harus meningkatkan kapasitas produksinya,” tambahnya.

Pabrik pupuk baru ini menggunakan teknologi Ases 21 yang dikembangkan Pusri dan Toyo International. Pelaksana proyek tersebut adalah PT Rekayasa Industri Persero dan Toyo Engg Corp International. Nilai proyek pabrik baru ini mencapai 561 juta dollar AS dengan dana dari konsorsium tujuh bank nasional yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Bank Jabar Banten, Bank Sumselbabel dan Bank UOB Indonesia.