Budidaya Jamur Tiram Harus di Suhu 25 Derajat Celcius

Rabu, 05 Maret 2014 17:45
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pasar Jamur Tiram masih terbuka lebar untuk warga Pekanbaru yang ingin mengembangkannya. Namun ada beberapa hal yang wajib diperhatikan supaya proses budidaya jamur dapat berhasil. 
 
Menurut Irfan, pengusaha budidaya Jamur Tiram, di Garuda Sakti, Panam, unsur terpenting bagi berkembangbiaknya jamur tiram adalah suhu dan kelembaban yang harus sesuai. 
 
“Yang jelas harus memperhatikan suhu dan tingkat kelembabannya. Suhu yang baik untuk pembudidayaan jamur tiram sekitar 20 derajat sampai 25 derajat Celcius. Sedangkan tingkat kelembabannya 85 persen. Kalau di atas itu, pertumbuhannya tidak bagus. Apa lagi di Pekanbaru, suhu udara sangat panas,” ujarnya Rabu (05/03/2014).
 
Faktor lain yang juga harus diperhatikan adalah kondisi bangunannya. Ruangan untuk budidaya harus menggunakan sistem sirkulasi buka tutup. Menutup sirkulasi kumbung jamur di siang hari agar kelembapan di dalamnya tetap terjaga, dan membukanya pada malam hari sehingga suhu ruangan di dalam kumbung jamur bisa lebih dingin.
 
Selanjutnya, gunakan bahan atap yang tidak menyerap panas. Gunanya supaya intensitas cahaya matahari yang menembus ke kumbung jamur tidak berlebihan. Beberapa bahan yang bisa digunakan sebagai atap kumbung jamur bisa dari anyaman bambu, atau genteng.
 
Lalu rak penyimpanan baglog jamur yang dibuat sebagai wadah pertumbuhan jamur di daerah panas tidak lebih dari tiga tingkat. Karena suhu Pekanbaru panas, mesti sering melakukan penyiraman baglog jamur. Minimal tiga kali dalam sehari.
 
Selain itu media tanam mesti bebas dari kuman-kuman maupun jamur liar. “Karena bisa mengganggu pertumbuhan jamur tiram. Bilognya bisa menjadi biru karena ditumbuhi jamur liar,” tambahnya.
Sterilisasi secara sederhana dapat menggunakan drum dengan kapasitas sekitar 60 baglog atau ingin lebih drum bisa ditumpuk dengan memberi sabuk karet dan cincin drum diantaranya. 
 
“Dalam pemakaian drum diberi sarangan, seperti menanak nasi. Dengan diisi air secukupnya untuk pembakaran
kurang lebih 8 jam atau sampai mencapai suhu media 95-100 derajat,” jelasnya. Sehingga dengan begitu tingkat kegagalannya tumbuh bisa diminimalisir.
 
Irfan sering mengisi workshop dan seminar terkait budidaya jamur tiram Perguruan tinggi yang ada di Pekanbaru. “Kemarin baru selesai delapan orang magang dan membuat penelitian di sini,” tambahnya. Ia beharap bisnis budidaya jamur tiram dapat dikenal luas masyarakat dan berkembang di Pekanbaru. (riki)