Etika Berinternet, Jangan Serampangan Promosi Usaha di Facebook

Kamis, 30 Januari 2014 12:16

BERTUAHPOS.COM, Pekanbaru- Dengan fitur Facebook yang beragam, buat pelaku usaha ramai beralih memasarkan produk maupun jasa.
Sehingga memicu orang gencar membagi info lapak jualnya ke seluruh wall teman. Sehingga tak jarang memenuhi dinding pengguna facebook lain.

Seperti yang dikatakan Yessi Aknovia, kepada bertuahpos.com (30/01/2014). Yessi sebenarnya menggunakan media lain seperti web dan instagram. “Tapi facebook lebih banyak teman dan peminat,” ujarnya. Tapi ia melihat waktu yang tepat sebelum membagi info produk ke wall temannya. “Supaya tidak menganggu, ” sebut pemilik laman fan page Aknovia Shop ini.

Benny Sukma Negara, Dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau punya pandangan lain. “Kita kirim info produk jangan sampai asal. Malah konsumen nanti merasa terganggu,” ujarnya Rabu (29/01/2014). Maksud Benny pelaku usaha mesti tahu etika berinternet, tidak sekedar mencari profit saja. Salah satunya menghargai privasi sesama facebookers.

Karena memanfaatkan facebook orang lain untuk promosi tanpa permisi, bisa tergolong melanggar etika di online.”Bagaimana mereka mau beli? Liat cara kita ngeshare saja mereka sudah tidak suka,” ujarnya.

Baca: RZ: Kornet Qurban Hanya Gunakan Daging Utuh

Dosen pengampu mata kuliah Strategi Internet Marketting ini, menyarankan pelaku usaha memakai jasa Fan Page. “Kita tidak perlu  buat akun baru. Dan fan yang bisa ditampung fitur ini juga unlimited, dan jangkauan audien lebih luas dan bisa dipilih,” katanya.

Bagi pria berkacamata ini cara itu lebih baik dari pada memakai akun pribadi untuk usahanya tapi serampangan. “Untuk mendapatkan hasil bisnis yang tepat, kita harus memilih cara dan tempat yang tepat,” tambahnya. (Riki)