Lebih Hemat Kalau Waktu Belanja Tepat

Jumat, 17 Mei 2013 19:09

 

BERTUAHPOS- Ada yang bilang, bila mau hemat jangan belanja di hari Sabtu. Benar atau tidak, yang pasti, punya jadwal belanja bisa menghemat pengeluaran Anda.

Kamis sore
Kebanyakan toko pakaian, sepatu, atau department store di mal akan melakukan re-stock pada hari Kamis untuk mengantisipasi membludaknya konsumen saat weekend. Sehingga Kamis sore dianggap waktu yang tepat untuk mendapatkan barang prima di samping kita punya banyak waktu untuk memilah barang karena kondisi toko yang tak terlalu ramai. Menurut penasehat keuangan dariInvestopedia.com menyebutkan, belanja saat ramai membuat kita takut kehilangan barang incaran karena banyaknya pembeli lain, enggan mencoba karena toko ramai, lalu membeli tanpa pikir panjang.

Enam bulan setelah barang baru tiba
Barang new arrival memang selalu di tata rapi di etalase toko, dengan penampilan yang masih kinclong tapi harganya selangit. Bila menurut Anda masih terlalu mahal, tahan dulu hingga enam bulan sebelum membeli bila ingin harganya turun sebesar 10-50 persen. Pasalnya, dalam rentang waktu itu, tiap toko akan menghadirkan barang-barang baru, sehingga barang new arrival yang kita lihat kemarin akan masuk dalam jajaran stok barang lama dengan harga lebih miring.

Baca: Horee…,Ramayana Robinson Gebyar Diskon Akhir Tahun

7 hari setelah gajian
Belanja di hari gajian membuat kira merasa punya banyak uang dan impulsif. Agar enggak kebablasan, gunakan hari itu untuk membayar semua tagihan, sisihkan untuk menabung serta biaya hidup seperti makan dan transport. Setelah itu, tentukan banyaknya uang belanja dan gunakan uang tunai untuk membeli barang incaran. Bila ingin menggunakan kartu kredit, pilihlah toko yang menawarkan cicilan ringan dengan bunga nol persen, seperti di beberapa toko gadget,tas, dan sepatu. Pastikan jumlah cicilan perbulan tidak memberatkan kita.

Belanja makanan seminggu sekali dan bukan di hari Sabtu
Terlalu sering berkunjung ke supermarket berisiko membuat kita tergiur dengan tawaran diskon untuk barang yang sebenarnya tak dibutuhkan. Beberapa pakar keuangan menyarankan kita untuk belanja makanan  saat hari kerja, yaitu Senin, Rabu, atau Kamis. Cacatlah apa saja yang ingin dibeli dan bawa uang tunai secukupnya. Hindari belanja makanan di hari Sabtu atau Minggu, karena kesempatan mendapat makanan yang masih segar semakin kecil, selain melelahkan lantaran antrean di kasir lebih panjang dibandingkan hari biasa.

Beli bensin pagi hari
Ibarat memanaskan minyak di wajan, semakin panas api, maka minyak akan semakin hilang kekentalannya dan menguap. Hampir mirip dengan bensin, semakin terik matahari dan panasnya suhu bumi, maka partikel bensin akan merenggang dan tidak sekental di waktu pagi (saat suhu bumi masih dingin). Sebab itu, membeli bensin di atas jam dua malam sebelum jam enam pagi dianggap paling efektif. Jadi, dengan takaran sama, yaitu membeli dua liter bensin saat suhu rendah, volumenya ternyata lebih banyak dibanding bila kita membeli dua liter bensin saat suhu tinggi.

Saat hati merasa happy
Menurut survei yang dilakukan Shine.com kepada para responden perempuan, belanja seringkali dijadikan cara untuk mencari kesenangan, khususnya saat sedang patah hati, kesal, atau marah. Dalam kondisi itu, kita cenderung tidak berpikir jernih dan memilih barang sesuai dengan keinginan hati bukan kebutuhan. Untuk itu, belanja saat hati senang membuat kita lebih hemat. Apalagi belanja saat kondisi uang pas-pasan.

Setelah hari raya atau awal tahun
End of season, yaitu setelah hari raya atau awal tahun adalah waktu yang tepat untuk hemat uang. Selain membuat THR atau bonus akhir tahun mengendap lebih lama di rekening, biasanya toko-toko akan memberikan diskon hingga 70 persen karena sedang cuci gudang sisa stok. Namun bila sudah terlanjur cinta tak ada salahnya membeli barang impian, sesekali memanjakan diri boleh kok. (kompas.com)