Pengguna Jamkesda Bengkalis Meningkat Signifikan

Jumat, 12 Februari 2016 13:08

BERTUAHPOS.COM (BPC),BENGKALIS- Pengguna jaminan kesehatan daerah (JAMKESDA) meningkat signifikan dibandingkan  pengguna Badan Penyelenggara Jaminan  Sosial (BPJS).

Kepala Bidang (Kabid) Jaminan dan Sarana Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Bengkalis, Hasbul Ma’amar, dalam keterangannya di Bengkalis, Jumaat(12/02/2016), mengatakan  pengguna  JAMKESDA jauh lebih tinggi di bandingkan  Pengguna jaminan Kesehatan Badan Penyelenggara jaminan Sosial (BPJS).

“Secara persentasi penggunaan JAMKESDA di Bengkalis mencapai 70 persen dari jumlah penduduk yang ada di daerah ini, dan selebihnya merupakan pengguna BPJS,” ujar Hasbul ma’amar.

“Masyarakat cenderung menggunakan  JAMKESDA di Bengkalis dari pada BPJS karena dipengaruhi faktor kemudahan dalam pengurusan awal dibandingkan BPJS,” katanya.

Baca: Pedagang di Pekanbaru Mengeluh: BPJS Naik, Jual Beli Sedikit

Ia menjelaskan, pengguna BPJS di daerah itu dominannya adalah kalangan pegawai negeri, TNI, Kepolisian serta karyawan swasta yang sudah didaftarkan oleh instansi tempat mereka bekerja.

Masyarakat bengkalis lebih banyak yang menggunakan JAMKESDA dibandingkan dengan  dengan BPJS, Hal ini  dipengaruhi proses pengurusan  yang lebih mudah dan tidak menyulitkan masyarakat.

Menurut  Saipul salah satu pasien JAMKESDA mengatakan.“Saya berobat hanya menggunakan  JAMKESDA,  dan syaratnya juga tidak terlalu ribet, saya hanya membawa persyaratan foto copy KTP dan kartu  keluarga.

 Sedangakan  jika pake BPJS  saya harus mendaftarkan diri serta membayar iuran yang besarnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan harus melapor lagi jika kita ada perubahan data,minsalnya menikah, kelahiran, atau  pindah rumah, semuanya harus dilapor dulu dan sebagainya.

Karna faktor pengurusan administrasi  yang sedikit  ribet  mengurus BPJS  sibandingkan JAMKESDA,  pengguna JAMKESDA meningkat hingga 70 persen.

Hal itu yang membuat saya dan masyarakat yang lainya lebih memilih jaminan kesehatan daerah dibandingkan badan penyelenggara jaminan sosial.(sifa)