• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Melanggar Surat Pernyataan, Hotel di Pekanbaru Bisa Langsung Ditutup

by
27 April 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Sebagai Ibu Kota Provinsi Riau, pertumbuhan perekonomian di Pekanbaru terus meningkat. Bisa dilihat dari banyaknya gedung bertingkat, terutama perhotelan terus bertambah.

Namun banyaknya hotel baru ini, menimbulkan persoalan lain. Pasalnya tidak hanya sekali pihak kepolisian melakukan penggerebekan menangkap pelaku narkoba atau dugaan prostitusi.

Menanggapi hal ini Kepala BPTPM Pekanbaru, Jamil menyebutkan bagi hotel yang sengaja melanggar hukum dapat diberikan sanksi. Hal itu disampaikannya kepada kru bertuahpos.com, Rabu (27/04/2016). “Kalau pihak hotel maksudnya terlibat seperti transaksi narkoba atau yang melanggar hukum, bisa ditutup,” tegasnya.

Karena disebut Jamil dalam pengeluaran izin operasional pemilik usaha sudah menandatangani di surat perjanjian untuk tidak terlibat kegiatan yang melanggar hukum. “Ada semua dalam surat pernyataan, mereka itu tidak boleh melakukan narkoba, tidak menyediakan wanita, dan jadi tempat Judi,” katanya.

( Baca:Penangkapan Pengedar di Hotel, Berpotensi Rugikan Konsumen)

Dalam Surat pernyataan tersebut ditegaskan jika pelaku usaha hotel melanggar, maka bisa ditutup. “Apabila melanggar Surat pernyataan di situ tertulis bahwa pihak hotel bersedia ditutup,” kata Jamil.

Hanya saja untuk menutup tersebut harus pula disertai dengan bukti-bukti. Terutama dari penegak hukum. “Pihak kepolisianlah yang membuktikan adanya pelanggaran hukum. Di situ kami menilai, kalau terbukti kita tutup,” ujarnya.

Seperti yang diketahui selain Pesonna Hotel yang sudah berdiri, masih ada hotel baru yang juga hadir. Seperti Fave Hotel, Novotel, Tangram Hotel, Batiqa Hotel dan Panghegar Hotel.

Jamil menyebut kemungkinan jumlah hotel atau tempat hiburan lainnya di Pekanbaru masih tinggi. “Karena untuk tujuan investasi, kita masih nomor satu. Walau saat ini ada sedikit kendala terutama pada RTRW Riau yang belum disahkan,” sebutnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya pihak kepolisian melakukan penggerebekan pengedar narkoba di salah satu hotel.

( Baca:Penangkapan Pengedar Narkoba di Hotel, Ini Kata GM Favehotel)

Menurut General Favehotel Pekanbaru, Udik Setiadi, hotel mana pun pasti sulit untuk memastikan apakah ada tidaknya tamu yang membawa narkoba dan sejenisnya. “Ini akan terjadi disemua hotel dan kita juga tidak bisa membedakan antara good guest atau bad guest, artinya kejadian tersebut berpotensi dihotel manapun,” sebutnya belum lama ini.

Namun, menurut GM Favehotel, managamen hotel tentunya akan memilah antara kepentingan privasi tamu dan kepentingan lain yang lebih mendesak.
“Artinya apa, pihak kepolisian sudah mengintai target operasi mereka, bahkan sebelum masuk ke hotel dan kita kooperatif, pihak kepolisian juga menjalankan tugas sesuai prosedur dan sama sekali tidak menimbulkan kegaduhan atau mencolok perhatian tamu,” tambahnya. Hal itu agar juga tidak menganggu kenyamanan tamu lain.

Udik Setiadi, demi menjaga privasi dan kenyamanan tamu, pihaknya tidak begitu saja mempersilahkan kepolisian untuk menggeledah tamu hotel. “Setelah menunjukkan beberapa bukti bahwa salah satu tamu kita merupakan target operasi polisi, barulah managemen hotel dan kepolisian menjalankan tugas dan sama sekali tidak ada kegaduhan, kepolisian hanya merangkul target seperti menjumpai seorang teman saja, tidak menyedot perhatian tamu,” sebutnya.

General Manager Fave hotel, Udik Setiadi menjamin bahwa Favehotel Pekanbaru aman dan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan tamu hotel. “Saya pastikan Favehotel aman” sebutnya.

Penulis: Riki

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

Ini Menu Recommended Shakarna Cafe

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.